ASN Harus menjadi Teladan Membumikan Ideologi Pancasila

 Sekda Provinsi Kalteng Nuryakin bersama dengan Kepala BPIP Yudian Wahyudi, dalam kegiatan PIP-PEN yang diselenggarakan di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9/2023).(Media Dayak/MMC Kalteng)
 
Jakarta, Media Dayak 
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Nuryakin menghadiri kegiatan pembinaan ideologi pancasila melalui program eksekutif nasional (PIP-PEN) yang diselenggarakan di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9/2023). 
 
Kegiatan ini digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Para peserta terdiri dari pejabat eselon 1 atau jabatan pimpinan tinggi madya kementerian/lembaga, sekretaris daerah provinsi, pimpinan perguruan tinggi, ketua lembaga keagamaan, pimpinan partai politik, dan kadin. 
 
Kegiatan ini mengusung Tema Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Program  Eksekutif Nasional Gotong Royong. Beberapa agenda dan materi strategis disampaikan oleh nara sumber diantaranya Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Menko Bidang  Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala BPIP Yudian Wahyudi. 
 
Sedangkan materi tematik PIP-PEN kali ini adalah Grand Design Pendidikan Kebangsaan Berkarakter Pancasila, Etika Politik Pancasila Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024 dan Pengembangan Nasionalisme Ekonomi Berbasis Pancasila. 
 
Nuryakin di sela-sela kegiatan menuturkan, tantangan yang cukup kompleks yang dimulai dari dinamika perubahan yang kian cepat dan ditandai dengan ketidakpastian atau VUCA (Volatility, Uncertainly, Complexity dan Ambiguity). 
 
“Hal ini diperlukan strategi khusus dalam upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa, oleh karena itu  Aparatur Sipil Negara atau ASN harus menjadi benteng utama dan teladan dalam membumikan nilai-nilai Pancasila,”ucapnya.
 
Lebih lanjut, Nuryakin mengatakan, setelah mengikuti kegiatan pembinaan ideologi Pancasila ini tentu ada tindak lanjut dalam penerapannya di instansi atau institusi masing-masing.
 
“Selesai mengikuti kegiatan ini nanti hasilnya akan saya laporkan kepada Bapak Gubernur untuk sama-sama merumuskan implementasi penanaman nilai-nilai Pancasila khususnya di lingkungan Birokrasi dalam hal ini lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng,” jelasnya. 
 
Nuryakin meyakini, jika setiap ASN telah membumikan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tentu tidak akan ada penyimpangan-penyimpangan yang akan terjadi, dan ASN harus menjadi teladan dan benteng utama dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila.(Ytm/Lsn)
 
image_print

Pos terkait