Antisipasi Banjir, Polsek Seruyan Hilir Monitor Perkembangan Debit Air di Dua Kecamatan

Kuala Pembuang, Media Dayak 

Menyikapi potensi peningkatan curah hujan dan kerawanan banjir di wilayah pesisir, jajaran Polsek Seruyan Hilir melaksanakan kegiatan update dan monitoring perkembangan volume debit air di Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur pada Selasa (17/2/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Seruyan Hilir, IPTU Pramono, ini dimulai pada pukul 11.30 WIB. Personel yang ditugaskan melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik aliran sungai yang berada di wilayah hukum (wilkum) Polsek Seruyan Hilir untuk memastikan kondisi terkini tinggi muka air.

Kapolsek Seruyan Hilir, IPTU Pramono, menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan langkah antisipasi dini terhadap potensi bencana banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami melaksanakan pengecekan dan pemantauan langsung perkembangan debit air di lapangan. Ini penting untuk mengetahui secara cepat jika terjadi peningkatan volume air yang signifikan, sehingga kami dapat segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat untuk waspada,” ujar IPTU Pramono.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengukuran ketinggian air, tetapi juga berkomunikasi dengan warga yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai karena dapat menyumbat aliran dan memicu banjir. Jika ada perubahan signifikan pada kondisi air, segera laporkan ke pihak kepolisian atau perangkat desa setempat,” tambahnya.

Hingga kegiatan monitoring berakhir, situasi debit air di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur terpantau dalam kondisi normal dan terkendali. Meski demikian, Polsek Seruyan Hilir berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dan aparat dapat meningkat, sehingga risiko dampak banjir dapat diminimalisir.(Hms/Lsn)

image_print

Pos terkait