H Sugianto Sabran
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran mengharapkan semua anak di daerah ini mampu menyelesaikan wajib belajar 12 tahun,tanpa terkecuali. Karena menurut Gubernur sebagaimana diketahui, indeks pembangunan manusia (IPM) sangat terkait erat dengan daya saing suatu daerah/bangsa.
“Saya berharap wajib belajar 12 tahun berjalan dengan baik, tidak ada satu anak pun di daerah ini yang kita dapati mengalami putus sekolah karena ekonomi, tidak ada alasan masuk Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Umum tidak bisa karena faktor ekonomi (tidak mampu, red),” tegas Gubernur Sugianto Sabran di depan Bupati/Wali Kota dan pimpinan DPRD Provinsi Kalteng, usai acara pelantikan unsur pimpinan DPRD Kalteng, Senin (7/10).
Diungkapkan Sugianto, wajib belajar 12 tahun adalah kewajiban pemerintah. “Kewajiban kita bersama sebagai pemimpin di daerah baik itu kabupaten/kota di Kalteng,” katanya di gedung DPRD Kalteng.
Gubernur menyebut wajib belajar 12 tahun digunakan sebagai penghantar untuk mencetak generasi masa depan yang lebih siap bekerja agar dari segi usia dan kompetensi siap.
“Saya minta Bupati/Wali Kota sama-sama fokus pada pembangunan, salah satunya ya pendidikan,” terangnya.
Lebih lanjut, menurut orang nomor satu di bumi Tambun Bungai ini, setiap daerah telah mempunyai anggaran untuk pendidikan. “Jadi, mari kita kontrol bersama setiap anggaran yang digunakan sehingga sesuai tujuan yang diharapkan, baik itu untuk pembangunan sarana prasarana pendidikan ataupun yang lainnya, untuk kemajuan di daerah masing-masing,” pungkas Gubernur Kalteng.(YM)













