41 Pegawai Lapas Narkotika Jalani Vaksinasi Pertama

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan Ahmad Hardi, Bc.IP, SH, MM beserta jajarannya saat menjalani vaksinasi pertama, Senin siang (26/4/2021) lalu oleh nakes Puskesmas I dan Dinkes Kabupaten Katingan, di Lapas setempat.(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Sekitar 41 orang pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Kasongan, jalani vaksinasi dosis pertama, Senin (26/4/2021) lalu oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Kasongan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan. Demikian yang dikatakan kepala Lapas setempat, Ahmad Hardi, Bc.IP, SH, MM kepada sejumlah media, Rabu pagi (28/4) tadi. Sedangkan pelaksanaannya di Lapas setempat jl Tjilik Riwut KM 8 – Kasongan.

Adapun jumlah pegawai yang menjalani vaksinasi pada pagi itu, berdasarkan  permintaan, sebanyak 52 orang.  Namun, lantaran 9 orang diantaranya dinyatakan positif tertular wabah covid-19 dan ditambah lagi 2 orang lantaran mengindap penyakit bawaan.

“Sehingga pegawai yang menjalani vaksinasi pada hari itu  hanya 41 orang saja,” ujar Ahmad.

Meskipun nantinya sudah menjalani vaksinasi kedua, dirinya mengingatkan kepada semua jajarannya agar tetap mematuhi prokes. Yaitu, harus menggunakan masker,  baik saat berada di kantor maupun di saat berada di luar rumah, terlebih saat berkendaraan.
Selain itu, perlu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat ingin memasuki ruangan kerjanya. “Yang tidak kalah pentingnya juga, di dalam persyaratan prokes itu, kita juga menjaga jarak dan menjauhi kerumunan orang banyak,” ingatnya.

Menjawab pertanyaan media, dirinya membenarkan bahwa di Lapas tersebut beberapa hari yang lalu ditemui ada 13 orang nara pidana (napi) atau warga binaannya di Lapas tersebut yang diduga tertular wabah covid-19. “Setelah dilakukan swab, hasilnya ternyata hanya 10 orang yang positif tertular Covid-19. Sedangkan 3 orang napi lainnya dinyatakan negatif,” terang Ahmad.

10 orang napi yang dinyatakan positif itu menurutnya, pada hari itu juga menjalani isolasi mandiri di ruangan terpisah dengan napi-napi lainnya. “Sekarang, oleh karena masa isolasi mandirinya sudah selesai, dan kemaren 10 orang napi tersebut dilakukan swab lagi. Sementara hasilnya akan kita tunggu tiga hari ke depan,” ujarnya 

Selain napi, ada pula petugas Lapas yang juga diduga tertular wabah covid-19 dimaksud. Saat dilakukan swab, hasilnya positif sebanyak 9 orang. tapi setelah menjalani isolasi mandiri , dan dilakukan swab kembali, akhirnya yang masih dinyatakan positif hanya tertinggal dua orang. “Sedangkan 7 orang petugas di Lapas lantaran sudah dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab kedua kalinya, akhirnya mereka diperkenankan lagi untuk menjalankan tugasnya di kantor Lapas ini,” terangnya. (Kas/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait