Palangka Raya, Media Dayak
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ati Mulyati, membeberkan tentang pencapaian kinerja Pemerintah Provinsi Kalteng selama 3 tahun masa kepemimpinan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya,melalui Diskominfo Kalteng, pada kegiatan Focuss Disccosion Grup (FGD) Publikasi Media yang digelar Pemerintah Provinsi Kalteng .
Menurut Ati Mulyati dimasa Pemerintahan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dan Wagub Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, sejumlah program telah dilaksanakan termasuk salah satunya adalah pengembangan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya dimulai sejak tahun 2014 s.d 2018 telah menyerap anggaran APBN Rp. 491.058.811.000,-
Panjang runway Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya pada saat ini 2.500 m dan lebar 45 m dengan nilai permukaan landasan pacu (PCN) 60cm, mampu didarati pesawat jenis Boeing 737 900 ER.
Dikatakannnya, kapasitas Terminal lama dengan luas 5.734 m2 menampung 300 orang, Terminal baru dengan luas 30.821 m2 dapat menampung penumpang keberangkatan 2.625 orang dan penumpang kedatangan 710 orang.
Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo Didampingi Gubernur Kalteng dan jajaran SOPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng pada tanggal 8 April 2019 yang lalu.
Selain itu, di era Kepemimpinan Gubernur H Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya, Kadishub Ati Mulyati mengemukakan, sesuai dengan rencana sistem prasarana transportasi Provinsi Kalteng, Pelabuhan Penyeberangan Bahaur diharapkan dapat menjadi pintu gerbang keluar masuknya arus penumpang, barang dan kendaraan pada wilayah bagian Kalteng ke pulau jawa;
Pelabuhan Penyeberangan Bahaur dibangun sepasang dengan Pelabuhan Penyeberangan di Paciran, Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur sesuai dengan lintas penyeberangan yang telah ditetapkan;
“Saat ini Pelabuhan Penyeberangan Bahaur telah operasional yang dilayani oleh KM Drajat Paciran dengan jadwal keberangkatan 2 kali dalam seminggu,” ujar Ati Mulyati.
Pada bagian lain Ati Mulyati juga menjelaskan, pada 3 tahun terakhir Dishub telah telah melakukan pemasangan fasilitas keselamatan jalan yang tersebar di ruas jalan Kalteng, Dishub juga telah merehap armada Pelabuhan di beberapa sungai yang ada di Kalteng dan Embarkasi haji tahun 2017 serta 2018 termasuk perbaikan terminal di bandara Tjilik Riwut Palangka Raya yang kesemuanya menggunakan dana APBD dan APBN yang diterima Dishub Kalteng.
Selain itu pula, tahun 2018 lalu Dishub Kalteng menerima Bus Rapid Transit (BRT) dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sebanyak 5 untuk kota Palangka Raya pada Tahun Anggaran 2018 yang semuanya telah diserahkan pada akhir tahun 2018 lalu oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di Halaman istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.
Dishub Kalteng juga menerima bantuan Bus Sekolah dari Kementerian Perhubungan RI sebanyak 8 unit dan telah diserahkan kepada 8 Kabupaten,di Kalteng diantaranya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Kapuas, Sukamara, Katingan, Gunung Mas, Pulang Pisau dan Murung Raya.
Bus sekolah tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas bagi pelajar di daerah,yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan khususnya pelajar yang sebelumnya cenderung menggunakan kendaraan pribadi yang cukup beresiko.
Kemudian meurut Ati Mulyati, Pemerintah Provinsi Kalteng terus dan proses pengerjaan rel kereta api yang jadi program nasional dari Puruk Cahu- Batanjung melalui Bangkuang.
“Saat ini masih terus diproses dalam tahap perpanjangan perizinan. Pembangunan rel kereta api yang menghubungkan antara Puruk Cahu hingga Batanjung tersebut rencananya akan dijadikan sebagai transportasi untuk pengangkutan hasil bumi. Terutama batubara yang ada di Puruk Cahu dengan pengapalan di pelabuhan Batanjung Kapuas,” ujarnya.
Selajutnya, untuk mendukung program tersebut Dishub telah menyediakan Sumber Daya Manusia bidang perkeretaapian yang ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Darat dengan Pemerintah Provinsi Kalteng tentang Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia di Bidang Perkeretaapian.
Ditambahkan Ati Mulyati, jumlah SDM Perkeretaapian Angkatan lulus pada tahun 2017 dan 7018 di Provinsi Kalteng dengan jumlah 27 Taruna/Taruni Perkeretaapian. Dari 27 Lulusan perkeretaapian, 18 orang sudah terserap menjadi CPNS Pemprov Kalteng dan 9 orang masih menjadi tenaga kontrak.(Ytm/Adv)











