2 Pembacok Operator Greeder Dinas PUPR Diburu Tim Buser Polres Barito Utara

ILUSTRASI PEMBACOKAN

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

2 (dua) terduga pelaku pembacokan terhadap operator greeder, bernama Gadok, di Desa Baturaya I, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Barut) sudah teridentifikasi polisi.

Ke 2 jagoan tengik tersebut diketahui bernama Acok (pengemudi truk) dan Lurah (pendamping alias kernet), warga Ngurit, Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

Mereka langsung kabur dan meninggalkan truk, usai menganiaya korban, Gadok. Penganiayaan berat atau anirat mengakibatkan korban menderita luka dibagian pipi sebelah kiri, jari tangan kanan putus, dan lengan bawah tangan kiri terkena bacok.

“Saat ini masih penyelidikan dan pendalaman perkara anirat tersebut. Tim berada di Kecamatan Gunung Timang untuk membackup olah TKP oleh Polsek Gunung Timang,” kata Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Satiyo Budiarjo, Senin (15/8) pagi.

Menurut AKP Wahyu selain tim pendukung dan olah TKP yang membackup Polsek Gunung Timang, Satreskrim Polres Barito Utara juga menurunkan satu tim lain untuk mengejar para pelaku. “Tim lain masih terus memburu diduga pelaku anirat tersebut,” tambah AKP Wahyu.

Sementara Kapolsek Gunung Timang, Ipda Ade Sumarna, pada Minggu malam mengatakan, polisi sedang berada di TKP Desa Baturaya I. “Kasus ini langsung ditangani oleh Satreskrim Polres Barut, ” ujar Ipda Ade SUmarna.

Diberitakan sebelumnya, operator alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, bernama Gadok, diserang oleh 2 orang menggunakan senjata tajam pada Minggu (14/8) sekitar pukul 16.00 WIB saat Gadok sang Operator alat berat melakukan perbaikan jalan tersebut.

Persoalan dipicu masalah sepele. 2 orang, belakangan diketahui sebagai Acok dan Lurah ngotot melintasi jalan yang sedang diperbaiki.

Namun Gadok mencegah, karena masih ada tumpukan material di dua tempat dan saat itu sedang waktu istirahat. Bukannya menunggu, 2 terduga pelaku justru membabi buta menyerang Gadok.

Akibatnya fatal, korban luka parah dan laporan awal menyebutkan 4 jarinya putus. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Baturaya.

Perbaikan jalan dari Baturaya I menuju Baturaya II sudah lama ditunggu warga setempat. Dinas PUPR Barito Utara menurunkan alat berat untuk perbaikan jalan tersebut. Tetapi perbaikan jalan diwarnai insiden berdarah, pelakunya bukan warga Kabupaten Barito Utara.(lna/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *