Anggota DPRD kota Palangka Raya Nenie A Lambung. (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemko Palangka Raya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok Jelang Natal dan Tahun (Nataru).
Upaya yang dilakukan Pemko Palangka Raya tersebut salah satunya yaitu dengan memperkuat peran dari Satgas Pangan di wilayah setempat.
Selain dengan membuka Gerai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Palangka Raya juga menggelar Pasar Penyeimbang di beberapa tempat, serta melakukan pengawasan melalui tim Satgas pangan untuk terus mengawasi pergerakan harga serta ketersediaan pasokan bahan-bahan pokok.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung mendukung serta mengapresiasi Pemko apa yang dilakukan Pemda setempat, yang telah menyiapkan mengantisipasi inflasi jelang Nataru mendatang.
“Tentunya kita sangat mendukung strategi yang telah disiapkan dan dilakukan Pemko Palangka Raya, karena memang kegiatan tersebut bertujuan agar harga-harga bahan pokok tersebut tidak naik begitu signifikan, karena hal-hal seperti ini wajib dilakukan setiap menjelang hari besar keagamaan,” terangnya, Senin (13/11/2023)
Di sisi lain, Ketua Komisi B DPRD kota Palangka Raya ini meminta kepada masyarakat, apabila ada melihat oknum pedagang melakukan penimbunan barang sehingga membuat sejumlah bahan komoditas di pasar tradisional langka maka segera melaporkan ke aparat penegak hukum.
Agar jika ada oknum pedagang yang ingin membuat harga bahan pokok tidak stabil, dapat ditindak tegas sesuai dengan aturan yang telah diberlakukan.
“Meski kami menyakini, bahwa praktik seperti itu tidak ada di kota Palangka Raya, namun tidak ada salahnya pengawasan harus tetap dilakukan supaya mencegah terjadinya inflasi di daerah ini,” tutupnya (Ytm/Lsn)













