Anggota DPRD Provinsi Kalteng Achmad Rasyid. (Media Dayak/Dok DPRD Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Sektor pertanian perlu terus dikembangkan karena masih bertumbuh positif di saat sektor lain justru mengalami kontraksi. Selain itu, sektor pertanian juga merupakan salah satu pendorong pemulihan perekonomian daerah yang mampu beradaptasi usai pandemi.
Anggota DPRD Kalteng Achmad Rasyid menyebut pengembangan pertanian khususnya di Kalteng, masih perlu dioptimalisasi oleh pemerintah daerah (Pemda) setempat, meskipun saat ini ia menilai pengembangannya, sudah berjalan cukup baik.
“Pengembangan sektor pertanian di Kalteng akan berjalan lebih maksimal, di mana pemerintah tidak hanya berfokus pada food estate di Kapuas dan Pulang Pisau. Pasalnya, Kalteng masih memiliki lahan yang luas yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian di berbagai wilayah,” ujarnya, Minggu (9/7/2023).
Oleh karenanya sambung Achmad Rasyid, sektor pertanian khususnya pada komoditas tanaman pangan itu harus dioptimalisasi. Pemerintah tidak bisa terfokus di satu wilayah, karena Kalteng punya geografis luas yang juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian, tapi belum dilirik oleh Pemda.
“Optimalisasi pengembangan pertanian tentunya tidak hanya berdampak pada terwujudnya ketahanan pangan daerah. Tapi juga akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat petani,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kalteng ini.
Pada sisi lain ia mendorong, dukungan pemerintah terhadap masyarakat petani juga bisa berkesinambungan. Lantaran ia menilai masih banyak lahan persawahan masyarakat yang ditinggalkan karena kurangnya dukungan atau ada kendala tertentu, sehingga tidak lagi digarap dan tidak terawat oleh masyarakat.
Oleg sebab itu sebut Achmad Rasyid, dukungan harus berkesinambungan, mulai dari bibit, pupuk, maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya. Selain itu, pelatihan dan bimbingan juga perlu diberikan, termasuk jaringan pemasaran hasil panen.
Diakuinya, hal tersebut tidaklah instan dan perlu proses juga prosedur. “Akan tetapi paling tidak secara bertahap tersebut bisa dilakukan oleh Pemda kita untuk mendukung pengembangan pembangunan pertanian masyarakat kita,” tutupnya (Ytm/Lsn)
Upaya Optimalisasi Diperlukan Untuk Pengembangan Pertanian













