Sehari Dua Unit Sepeda Motor Lenyap di Kasongan

Kapolsek Katingan Hilir, Iptu Affan Effendi Batubara. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya
Dua orang warga Kasongan menjadi korban pencurian sepeda motor, Sabtu dini hari (26/10). Peristiwa itu terjadi di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Kejadian pertama di Jalan Tjilik Riwut KM 2,5 Kasongan dan yang kedua di Jalan Tjilik Riwut KM 3,5 Kasongan di Kelurahan Kasongan Lama Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.
Salah seorang korban, dalam hal ini orang tua korban bernama Mama Ungking saat dikonfirmasi, Sabtu pagi (26/10), di rumahnya, tepatnya di dekat Sungai Sala, jalan Tjilik Riwut KM 3,5 Kasongan, kepada awak media mengatakan, kasus kehilangan sepeda motornya jenis Yamaha Jupiter King warna biru, terjadi pada Sabtu dini hari (26/10) sekitar pukul 04.00 wib. 

Kasus kehilangan sepeda motor itu sendiri menurut keterangan Mama Ungking (korban), motor jenis Yamaha Jupiter King warna biru yang hilang dicuri maling pada dini hari itu adalah sepeda motor anaknya yang sering dipanggil Ungkig.

Diketahui hilangnya sepeda motornya itu menurutnya baru diketahui pada pagi hari, saat bangun tidur. Sedangkan diketahui hilangnya pada Sabtu (26/10) sekitar pukul 04.00 wib dini hari itu,  melalui rekaman visual  CCTV tetangga yang punya toko di seberang rumahnya. Di situ jelas, pada pukul 04.00 lewat beberapa menit ada dua orang yang berkendaraan roda dua tanpa diketahui nomor plat kendaraannya. Mereka datang dari arah Kasongan, langsung menuju rumahnya. “Kemudian singgah beberapa menit di depan rumah saya. Lalu, menarik kendaraan anak saya itu tanpa dihidupkannya ke arah kota Palangka Raya,” kata Mama Ungking.

Padahal kendaraan di depan rumahnya itu menurutnya, terparkir dua unit sepeda motor yang juga milik anak-anaknya. Namun, cuma kendaraan yang jenis Yamaha Jupiter King warna biru metalik itu saja yang sempat dibawanya. “Padahal dua unit motor itu semuanya dalam keadaan terkunci stang (kunci gulu) sebelum ditinggalkan masuk ke rumah saya,” terangnya. 

Adapun kronologis lenyapnya sepeda motor tersebut menurutnya, saat itu,  anaknya pulang dari kerjanya pada Sabtu malam (25/10) sekitar pukul 20.00 wib kemaren. Begitu memarkir kendaraannya dan mengunci stang kendaraan yang dipakainya itu, dia langsung masuk kamar dan tidur. 

Kendaraan tersebut memang digunakannya setiap hari untuk bekerja, yang dibelinya pada lima tahun yang lalu. Bahkan dibawanya ke Banjarmasin untuk mengantar jemput anaknya yang sekolah di Pondok Pasantren (Pontren) di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) setiap beberapa bulan sekali. Oleh karena, kendaraan tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang digunakan untuk beraktivitas dalam pekerjaannya, dirinya berharap dengan sangat kendaraan tersebut bisa kembali di tangan anaknya. “Sehingga, bisa menjalankan aktivitasnya kembali dengan menggunakan kendaraan tersebut,” harapnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Katingan, AKBP CHandra Ismawanto, melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu  Affan Efendi Batubara saat dikonfirmasi, Sabtu siang (26/10) tadi, di ruang kerjanya, kepada media membenarkan kejadian tersebut. “Kedua orban sudah membuat laporan, dan kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan,” kata Iptu Affan Affandi Batubara.

Atas peristiwa itu, dirinya memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada. Sehingga dimohon kepada seluruh masyarakat Kasongan pada khususnya dan masyarakat Katingan pada umumnya agar selalu memperhatikan saat memarkir kendaraannya pada saat siang maupun pada malam hari. “Pastikan kendaraannya dalam keadaan aman,” imbau mantan Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang ini. (Kas/Aw)
image_print

Pos terkait