Kuala Pembuang, Media Dayak
Sat Samapta Polres Seruyan melaksanakan kegiatan Patroli Mengantar Sekolah (Poltar Sekolah) sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Polri terhadap keselamatan pelajar, Senin (19/01/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB tersebut menyasar siswa dan siswi di wilayah Kuala Pembuang yang akan berangkat ke sekolah. Patroli mengantar sekolah ini bertujuan memastikan para pelajar dapat tiba di sekolah dengan aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas di pagi hari.
Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua jalur. Pada Jalur A yang meliputi kawasan Persil Raya dan pusat pendidikan, personel Sat Samapta melakukan penjemputan siswa di sejumlah titik, seperti Simpang 3 dan Halte Jalan S. Parman Persil Raya. Selanjutnya, para siswa diantar secara kolektif menggunakan kendaraan dinas menuju SMP Negeri 1 Kuala Pembuang di Jalan Ahmad Yani dan SMA Negeri 1 Kuala Pembuang di Jalan Budi Utomo.
Sementara itu, Jalur B meliputi kawasan Sungai Undang dan pemukiman warga. Mobilisasi dimulai dari Kantor Desa Sungai Undang dengan menyusuri titik-titik padat pemukiman, di antaranya Simpang 3 Jalan A. Romani, Jalan Ki Hajar Dewantara 2, Jalan Cut Nyak Dien, hingga Jalan Adam Malik. Petugas memastikan seluruh siswa terangkut dengan aman hingga titik kumpul akhir di depan Masjid Al-Azhar serta area SMP Negeri 2 dan SMK Negeri 1 Kuala Pembuang.
Kegiatan Patroli Mengantar Sekolah ini dilaksanakan oleh personel Sat Samapta Polres Seruyan, yakni Aiptu Hendro Lujito dan Bripda Reza Aditia.
Kasat Samapta Polres Seruyan, AKP Miftah Khoiri Muti S, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Poltar Sekolah merupakan salah satu wujud kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pelajar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan rasa aman kepada para siswa dan orang tua, serta menumbuhkan citra positif Polri sebagai pengayom, pelindung, dan sahabat anak,” ujarnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, seluruh siswa berhasil diantar ke sekolah masing-masing sebelum bel masuk berbunyi. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan interaksi yang positif antara petugas kepolisian dan pelajar, sehingga terbangun kedekatan emosional sejak dini.(Hms/Lsn)










