MEMBAGIKAN – Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hadir saat pertemuan reses perorangan. (Media Dayak/TL/RHF)
Tamiang Layang, Media Dayak
Selama 3 hari berturut – turut, Ketua DPRD Barito Timur (Bartim), Nursulistio melakukan kunjungan reses perorangan masa sidang II tahun sidang 2022 pada 3 lokasi yakni di Desa Baruyan Kecamatan Raren Batuah, Desa Ketab Kecamatan Pematang karau dan di Talohen Kelurahan Ampah Kota Kecamatan Dusun Tengah.
Pada kunjungan reses yang bertepatan dengan bulan Ramadan tersebut, selain menyerap aspirasi masyarakat Nursulistio juga membagikan bingkisan kepada masyarakat yang menghadiri pertemuan reses.
“Intinya kami menyempatkan diri untuk bertemu, bersilaturahmi serta berdialog dengan warga dalam bulan puasa Ramadan ini karena momen reses sudah terjadwal,”katanya saat dimintai penjelasan terkait hasil reses tersebut, Rabu (20/04).
Menurut Ketua DPRD, pada kunjungan reses kali ini terdapat beberapa usulan yang disampaikan masyarakat namun pihaknya tetap mengacu pada hasil musyawarah perencanaan pembangunan desa atau Musrenbangdes karena usulan yang sama sudah diusulkan oleh pemerintah desa dalam Musrenbangdes.
“Ini dimaksudkan supaya terjadi sinkronisasi dengan usulan-usulan yang telah disampaikan melalui perwakilan mereka di BPD maupun dalam Musrenbangdes,” jelasnya.
Nursulistio merinci, usulan yang disampaikan yakni pembuatan jalan usaha tani maupun perbaikan jalan kabupaten di lingkungan desa, kemudian perbaikan jembatan serta pembuatan pagar sekolah dan rehabilitasi bangunan sekolah yang rusak.
“Di Desa Ketab mereka minta perbaikan Jalan poros arah Jihi – Tuyau yang cukup membahayakan bagi kendaraan roda empat dan roda enam karena jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk membawa hasil pertanian mereka maupun untuk menjual hasil produksi mereka,”paparnya.
Politisi Partai Golkar ini menambahkan, jalan yang sama juga sehari-hari digunakan oleh anak-anak yang bersekolah sehingga sangat vital bagi masyarakat di dua desa tersebut.
“Masalah jalan ini sebelumnya sudah kita sampaikan juga ke pemerintah daerah, tahun ini sudah bisa dilakukan pemeliharaan,”jelasnya. (TL/RHF)













