Rayakan Idul Adha, Lapas Narkotika Selenggarakan Sholat Ied

Pegawai dan Ratusan WBP Lapas Narkotika kelas IIA Kasongan mengikuti sholat Ied di hari raya Idul Adha, Senin 10 Dzulhijjah 1445 H/17 Juni 2024, di Lapas setempat.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak 
Memperingati hari raya Idul Adha, Senin pagi 10 Dzulhijjah 1445 H/17 Juli 2024 M, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika kelas IIA Kasongan selenggarakan sholat Ied berjama’ah, di Lapas setempat. 

Sholat Ied berjama’ah pada pagi itu,  diikuti oleh sejumlah pegawai dan ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika kelas IIA Kasongan, yang beragama Islam, yang dimulai pada pukul 06.30 wib. Sedangkan bertindak sebagai imam dan khotib dalam sholat Ied, adalah pimpinan salah satu pondok pesantren (pontren) di Kasongan, yakni ustadz Ahmad Arbani.

Bacaan Lainnya

Kepala Lapas Narkotika kelas IIA Kasongan, Yordani yang diwakili kepala bidang (kabid) pembinaannya, Agus Setiawan dalam keterangan persnya mengatakan, di hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445, Lapas Narkotika kelas IIA Kasongan menyelenggarakan dua kegiatan yakni sholat Ied Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban. “Kegiatan seperti ini, rutin kami selenggarakan setiap tahunnya,” kata Agus.

Adapun jumlah hewan qurban yang disembelih pada tahun 2024 ini, Lapas Narkotika kelas IIA Kasongan menurutnya hanya satu ekor sapi saja, yang berasal dari salah seorang masyarakat yang memang ingin berqurban di Lapas ini. “Sedangkan dagingnya kami bagi-bagikan kepada WBP setempat,” katanya, seraya berharap di hari raya Idul Adha tahun depan bisa lebih dari satu ekor, sehingga bisa pula kita bagi-bagikan kepada masyarakat lainnya di luar Lapas ini.

 
Selanjutnya, dirinya mengucapkan Alhamdulillah. Karena, semua WBP di Lapas ini, khususnya yang beragama Islam dapat mengikuti shalat ied secara berjama’ah di lapangan Lapas. “Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk terus bersyukur dan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT”, harapnya.
Di tempat yang sama, di hadapan ratusan WBP setempat, Ustadz Ahmad Arbani dalam khotbanya menjelaskan tentang riwayat atau asal usul qurban yang harus diqurbankan adalah domba dan sejenisnya setiap datangnya hari raya Idul Adha. Kemudian menjadi tradisi bagi umat Islam, khususnya bagi yang mampu untuk melaksanakannya. 

Selain itu, dia juga menjelaskan tentang baktinya kepada kedua orang tua yang sudah menjadi kewajiban bagi putra-putrinya, serta menjelaskan beberapa kewajiban lainnya bagi umat Islam, plus tentang hal-hal yang baik dan positif lainnya. (Kas/Lsn)

 
 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait