Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan dan sejumlah Nara sumber penyampai materi foto bersama puluhan peserta bimtek penyusunan program SPAB jenjang SD foto, usai kegiatan tersebut, di aula Losmen Citra Katingan, Selasa pagi (27/5/2025).
Kasongan, Media Dayak
Puluhan tenaga pendidik (guru) di Kabupaten Katingan diberikan bimbingan teknis (Bimtek) tentang penyusunan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Katingan, yang dilaksanakan di aula Losmen Citra Katingan – Kasongan, Selasa (27/5,/2025).
Kepala Disdik Kabupaten Katingan, Feriso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasi Kurikulum dan Penilaian SD bidang Pembinaan SD, Luthfi Fauzi menerangkan bahwa Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir dan kebakaran. Sementara dampak bencana tersebut terhadap satuan pendidikan dapat berupa fisik dan gangguan belajar mengajar. Bahkan korban jiwa.
Oleh karena itu, satuan pendidikan menurutnya sangatlah penting untuk meminimalisir dampak bencana tersebut, sekaligus untuk memastikan keberlangsungan layanan pendidikan. “Dengan kesiapsiagaan yang baik , sekolah dapat merespon bencana dengan cepat dan efektif dan dapat pula mengurangi jumlah korban, serta memulihkan layanan pendidikan di pasca bencana,” katanya.
Terkait penyelenggaraan SPAB ini menurutnya, diatur melalui Permendikbud nomor 33/2019 tentang program SPAB, yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di lingkungan satuan pendidikan, yang mencakup kegiatan pada saat situasi normal atau pra-bencana saat situasi darurat dan pasca bencana.
Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan bahwa, program SPAB ini bukan sekedar formalitas, tapi investasi kita untuk masa depan dan wujud nyata kepedulian kita terhadap keselamatan generasi penerus Bangsa. “Sehubungan dengan itu, bimtek ini dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam implementasi program SPAB, serta penyusunan kurikulum operasional SPAB yang relevan dengan konteks sekolah,” harapnya.
Akhir dari sambutannya, dirinya mengajak kepada peserta untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman dan inspiratif bagi seluruh anak Bangsa. “Jadikan kesempatan ini untuk belajar dan berbagi pengalaman. Sehingga, dapat bersama-sama menciptakan satuan pendidikan yang unggul, berkarakter dan aman bencana. Terkhusus di Kabupaten Katingan,” ajaknya.
Di tempat yang sama, Hari Siswanto selaku fungsional Analis Kebijakan Disdik setempat, sekaligus perwakilan panitia dalam kegiatan ini, dalam laporannya menyebutkan pesertanya berjumlah sekitar 60 orang yang berasal dari perwakilan kepala sekolah SD di 11 wilayah Kecamatan di Kabupaten Katingan. “Bertempat di aula Losmen Citra Katingan. Sedangkan waktu kegiatannya selama tiga hari, yakni dari tanggal 26 hingga 28 Mei 2025,” terangnya.
Sementara Nara sumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan ini menurutnya, Wanto dan Ety Ariani dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalteng, Andi Sentosa dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan dan Olberto dari kepala sekolah SDN 1 Pendahara. (Kas/Lsn)











