Kuala Pembuang Media Dayak
Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Seruyan secara proaktif melaksanakan kegiatan “Seruyan Masuk Sekolah” atau SERMA SEKAR 2025 di SMK Negeri 1 Kuala Pembuang, Selasa (16/12). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh para pelajar dan bertujuan membangun kesadaran dini akan pentingnya pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Hadir sebagai pembina utama, Kasat Binmas Polres Seruyan, AKP Eko Muji Hartono, didampingi oleh Ps. Kanit Bintibsos Sat Binmas, AIPDA Natalia Lidia M. dan Banit Urmintu Sat Binmas, BRIPDA Henock Butarbutar. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan upaya preemtif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar.
Dalam pemaparannya, AKP Eko Muji Hartono menekankan bahwa aksi perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui dunia maya (cyberbullying), dapat membekas trauma mendalam dan mengganggu konsentrasi belajar. “Kami ingin membangun karakter pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi, saling menghargai, dan berani melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak menyenangkan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Sesi sosialisasi juga mengangkat bahaya laten penyalahgunaan narkoba. Tim Binmas memaparkan jenis-jenis narkoba, dampak buruknya bagi kesehatan fisik, mental, serta masa depan, dan modus peredaran yang kerap menyasar anak sekolah. “Satu kali mencoba bisa menjadi gerbang menuju kehancuran. Fokuslah pada prestasi dan kegiatan positif untuk meraih cita-cita,” pesan AIPDA Natalia Lidia M..
Di era digital, Tim Binmas turut mengingatkan para pelajar untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan gawai dan media sosial. “Media sosial adalah pisau bermata dua. Gunakan untuk hal-hal produktif, penyebaran konten positif, dan menambah wawasan. Hindari menyebar hoaks, ujaran kebencian, atau menjadi pelaku cyberbullying,”.
Kepala SMK Negeri 1 Kuala Pembuang menyambut baik inisiatif Polres Seruyan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang sangat edukatif ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini. Ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak lulusan yang berkompeten dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab interaktif. Para pelajar tampak mendapat pencerahan baru mengenai cara melindungi diri dan pentingnya peran serta aktif dalam menciptakan komunitas sekolah yang sehat.
Program SERMA SEKAR 2025 diharapkan dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Kabupaten Seruyan, sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam membentengi generasi penerus bangsa dari berbagai ancaman perilaku menyimpang.(Hms/Lsn/Aw)













