Polres Seruyan Galakkan Patroli Dialogis Dari Keamanan Hingga Pemantauan Harga Kebutuhan Pokok

Kuala Pembuang, Media Dayak 

Pamapta 1 Polres Seruyan kembali mengedepankan pendekatan komunikatif dalam menjalankan tugasnya melalui “Patroli Dialogis”. Kegiatan yang dipimpin oleh Aiptu Andi Sugianto bersama personel piket ini dilaksanakan pada Sabtu (6/12/2025) malam, pukul 21.00 WIB, dengan menyambangi sejumlah titik di wilayah hukum Polres Seruyan.
Berbeda dengan patroli biasa yang berfokus pada pengawasan, Patroli Dialogis mengutamakan interaksi langsung dan pembicaraan santai dengan warga serta pedagang. Menurut Aiptu Andi Sugianto, patroli ini dirancang dengan tiga tujuan utama yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Pertama, untuk mengecek secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dari sumbernya, yaitu warga itu sendiri. Kedua, secara khusus memantau ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama tabung gas LPG 3 kg di tingkat pengecer atau warung. Ketiga, menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan, himbauan, atau sosialisasi program dari kepolisian.
“Kami tidak hanya melihat kondisi jalan, tapi kami masuk ke warung-warung, berbincang dengan pemilik toko dan pembeli. Kami tanyakan apakah ada keluhan soal keamanan, sekaligus mengecek langsung ketersediaan gas elpiji dan harganya. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan atau penimbunan,” jelas Aiptu Andi Sugianto saat berdialog dengan seorang pemilik warung.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyampaikan pesan kamtibmas, seperti pentingnya menjaga lingkungan dari tindak kriminalitas, kewaspadaan terhadap penipuan, dan himbauan untuk segera melapor jika menemui hal mencurigakan.
Respons warga terhadap patroli model ini sangat positif. “Senang ada polisi yang datang sambil ngobrol baik-baik, nanya kebutuhan kita, bukan hanya lewat saja. Rasanya lebih dekat dan terlindungi,” ungkap salah seorang warga.
Kapolres Seruyan melalui Pamapta menegaskan bahwa Patroli Dialogis akan menjadi program berkelanjutan. Pendekatan ini dianggap efektif tidak hanya untuk mencegah kejahatan, tetapi juga sebagai sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi gejolak sosial, termasuk masalah kelangkaan barang pokok, sehingga dapat diantisipasi lebih cepat.(Hms/Lsn)

image_print

Pos terkait