Foto : H.M. Sriosako
Palangka Raya, Media Dayak
Petani Ladang atau warga lokal di wilayah hulu yang sejak turun temurun mengarap ladang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari mengharapkan perhatian pemerintah untuk membantu sektor pertanian.
Hal ini disampaikan langsung oleh masyarakat kepada jajaran Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) kedalam daerah, pekan lalu.
“Saat reses, aspirasi warga petani ladang di wilayah hulu mengharapkan perhatian pemerintah daerah pada sektor pertanian,” ucap anggota Komisi II H.M. Sriosako, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, Rabu (14/10).
Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) I. Meliputi Kbaupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengungkapkan, bahwa petani ladang mengharapkan bantuan alat pertanian (Alsintan), Pupuk dan Bibit seperti halnya bantuan Pemerintah bagi petani sawah di wilayah hilir.
“Selama ini petani ladang mengarap lahan dengan cara manual dengan segala keterbatasan, hasilnya hanya cukup untuk bertahan hidup. Kadang mereka juga kerab di tuding sebagai kambing hitam kalau ada kebakaran hutan/lahan,” ujarnya.
Dikatakan ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng ini, Pemerintah harus memberikan perhatian dan rasa keadilan bagi semua masyarakat baik petani sawah dan petani ladang.
“Petani ladang juga ingin bertani menetap, seperti petani sawah. Karena itu pemerintah juga diharapkan dapat menyediakan alat-alat pertanian, pupuk, dan bibit, agar hasil panen juga dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di desa-desa atau hulu-hulu,” ujarnya. Selain itu, diharapkan setiap desa dibangun lahan untuk masyarakat lokal bisa berladang menetap.
“Bagi petani sawah di hilir di bangunkan pemerintah, diharapkan bagi petani ladang dibantu dalam pengelolaan sawah ladang,” tandasnya. Bahkan, sebagian masyarakat lokal selama ini mengantungkan hidup dari usaha bertani, usaha karet, rotan, tambang dan kayu.
“Saya yakin, warga lokal yang selama ini sebagai petani ladang siap bertani dengan tekun, kalau mereka di bantu sarana dan prasaran utamanya dalam mengolah lahan atau ladang pertanian mereka,” pungkas ketua harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalteng ini. (Nvd)













