Kegiatan penyuluhan bahaya penyakit rabies di BPP Paju Epat.
Tamiang Layang, Media Dayak
Penyuluhan akan bahaya penyakit yang ditularkan dari hewan kepada manusia akan meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit tersebut sekaligus pentingnya vaksinasi terhadap hewan peliharaan.
Demikian disampaikan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto, Jum’at (15/10).
“Terbaru kemarin, BPP Paju Epat bersama puskesmas setempat melakukan penyuluhan penyakit rabies,”katanya. Trikorianto sendiri hadir dalam kegiatan tersebut untuk melakukan pendampingan.
Dia berharap, setelah penyuluhan, masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan vaksinasi rabies yang dilakukan Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur demi mencegah penularan penyakit tersebut.
Diketahui, rabies adalah penyakit infeksi virus yang menular dari hewan, salah satu cara penularannya adalah melalui gigitan.
Meski demikian, gejala penyakit rabies pada manusia tidak langsung muncul sesaat setelah tergigit, itu sebabnya banyak orang yang tidak mewaspadai bahaya penyakit rabies. Padahal infeksi virus rabies secara perlahan bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf.
Ciri-ciri dan gejala penyakit rabies pada manusia, yakni demam mencapai 38 derajat celcius atau lebih, sakit kepala, kecemasan, merasa tubuh tidak sehat secara keseluruhan, sakit tenggorokan, batuk, mual disertai muntah, kehilangan nafsu makan, gatal, nyeri, dan sensasi terbakar di area luka rabies kesemutan atau mati rasa di area luka rabies. (TL/RHF)












