Penutupan Pasar Besar Tidak Pengaruhi Harga Pangan

Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah; Rihando

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando menyatakan, penutupan pasar Besar Palangka Raya tidak berpengaruh signifikan terhadap harga pangan di Kota Palangaka Raya.

“Kesimpulan tersebut berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIPS) selama tiga hari penutupan Pasar Besar Palangka  pada tanggal 14 sampai dengan 16 Juni 2020,” katanya dalam siaran pers yang diterima Media Dayak.id, Jumat (26/06/2020).

Rihando menyatakan, permintaan masyarakat tetap stabil dan persediaan yang memadai dari pasar lainnya, yaitu pasar Kahayan, menjadi faktor yang dapat meredam resiko naiknya harga pangan selama penutupan pasar Besar Palangka Raya.   

Kepala KPw BI Kalteng ini menyatakan, penutupan Pasar Besar Palangka Raya dalam waktu yang lebih panjang akan berpotensi memengaruhi harga pangan di daerah setempat.

“Kenaikan harga pangan akan terjadi apabila permintaan pasar di atas normal, sementara pasar lainnya di kota Palangka Raya tidak mampu memenuhi permintaan tersebut,” pungkas Rihando.(rls/aw)

image_print

Pos terkait