Paning Ragen : Kami sebelumya tercerai berai tetapi kami kembali di satukan di Apdesi

Ketua APDESI Barito Utara Paning Ragen

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC Apdesi) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2024-2029, Paning Ragen mengatakan terselenggaranya kegiatan pengukuhan DPC Apdesi Kabupaten Barito Utara ini berkat bantuan dari pimpinan PT Mitra Barito Akhmad Gunadi atau biasa di panggil AGI Borneo selaku Komisaris PT MB.

“Terselenggaranya acara ini karena permintaan beliau membantu, karena keuangan kami memang tidak ada,” kata Paning Ragen saat menyampaikan sambutan usai pengukuhan DPC Apdesi masa bakti 2024-2029 di Aula Gedung Balai antang, Rabu (7/2).

Dikatakan Paning Ragen, sejak di bentuk mulai Muscab pertama tahun 2019, para kepala desa sebelumnya tercerai berai tetapi kami bisa di satukan dalam organisasi yang namanya Apdesi. “Ini mutlak adalah pemikiran beliau (Nadalsyah-red) terima kasih Pak,” ucapnya.

Lebih lanjut Paning, seluruh kepala desa tidak akan lupa semenjak kepemimpinan beliau ini. “Terima kasih sekali lagi, beliau mau dan bersedia menjadi dewan penasehat untuk Apdesi Kabupaten Barito Utara,” tuturnya.

Selain itu juga kata dia, keberadaan organisasi Apdesi dalam menjalankan fungsi sebagai mitra pemerintah daerah sangat dirasakan mamfaatnya oleh organisasi DPC Apdesi Barito Utara, yang salah satunya adalah contoh kongkrit diakomodasinya kenaikan tunjangan seluruh kades yang awalnya Rp500.000 menjadi Rp1.500.000/bulan.

Paning juga mengungkapkan perkembangan yang dialami desa-desa se Barito Utara berdasarkan indek desa membangun (IDM) tahun 2023 diperoleh data bahwa terdapat 14 desa mandiri. “Ini akan menjadi atensi Apdesi kedepannya, dan  kita akan menjadikan desa-desa lain untuk menjadi desa mandiri selama kepemimpinan Pak H Nadalsyah,” ungkapnya.

Kepala Desa Bukit Sait ini juga menjelaskan bahwa ada 35 desa maju, 40 desa berkembang dan yang masih dalam kategori tertinggal ada 3 (Tiga) desa. “Ini juga akan menjadi atensi kami, semoga tidak ada lagi desa tertingal di wilayah Kabupaten Barito Utara dan ada 7 Kepala Desa yang tidak dapat hadir hari ini karena para kades mendambakan Desa Terang dan berhadir di Kota Palangkaraya,” imbuhnya.(lna/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait