UMKM Terdampak Pandemi Perlu Perhatian Pemerintah

Palangka Raya, Media Dayak

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), meminta Pemerintah Daerah untuk memberikan perhatian kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), khususnya selama masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kalteng, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Lohing Simon, tidak sedikit UKMN di Bumi Tambun Bungai yang terkena dampak dari Pandemi Covid-19.

Salah satunya seperti yang terjadi pada pelaku usaha yang bergerak dibidang perikanan, yang berada di wilayah Sampit, kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dimana saat melaksanakan kunjungan ke wilayah tersebut, pihak Komisi II DPRD Kalteng melihat langsung bagaimana kondisi terkini para pelaku usaha yang terdampak Pandemi.

“Kunjungan kami ke Sampit kemarin, dalam rangka melihat sejauh mana Pandemi Covid-19, berdampak pada sektor UMKM. Memang pada dasarnya UMKM disana sangat terdampak, tapi tidak terlalu signifikan,” ucap Lohing Simon, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Rabu (11/11).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengungkapkan, bahwa UMKM di Sampit, khususnya yang bergerak dibidang kuliner berbahan dasar ikan, tetap berjalan walaupun penjualan dan pendapatan tidak seperti masa sebelum pandemi.

Kendati demikian, komisi II DPRD Kalteng tetap mendorong Pemerintah untuk memberikan perhatian kepada UMKM, mengingat masa berakhirnya Pandemi Covid-19 tidak dapat di prediksi.

“Tetap harus ada perhatian dari Pemerintah bagi UMKM. Karena kita tidak tahu kapan Pandemi ini berakhir dan kedepannya kita harapkan UMKM di Kalteng bisa terus berkembang,” pungkas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini. (Nvd/Aw)

image_print

Pos terkait