BUPATI PIMPIN RAKOR CAMAT SE BARUT-Bupati H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Drs Muhlis pimpin rakor Camat se Barito Utara di Balai Antang, Rabu (5/11/2025).(Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyoroti dua pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut). Isu pertama yang menjadi perhatian serius adalah turunnya opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Untuk mengatasi hal ini, saya berencana akan membawa sejumlah OPD terkait seperti Keuangan, Tata Usaha, Perizinan, dan Aset ke Palangka Raya untuk menemui Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng. Kami akan meminta pendampingan agar opini daerah dapat kembali memperoleh predikat WTP,” ujar Bupati Shalahuddin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Barito Utara yang digelar di Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (5/11/2025).
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Buapti, Sekda, para camat se-Kabupaten Barito Utara, kepala perangkat daerah, serta pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Selain itu, Bupati juga menyoroti rendahnya nilai Monitoring, Controlling, Surveillance for Corruption Prevention (MCSCP), sistem pengawasan dan pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Nilai MCSCP Kabupaten Barito Utara saat ini hanya berada pada angka 34, meskipun sedikit meningkat dari 32 pada tahun sebelumnya. Namun, capaian tersebut masih jauh di bawah rata-rata provinsi yang sudah mencapai 63,” tegas Shalahuddin.
Menurut Bupati H Shalahuddin, rendahnya nilai MCSCP ini menunjukkan bahwa masih besarnya potensi penyimpangan serta lemahnya tata kelola administrasi di lingkungan pemerintahan daerah.
“Kita harus belajar dari pengalaman pemerintah provinsi yang mampu meningkatkan nilai MCSP secara signifikan dalam waktu singkat. Ini menjadi langkah penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel,” tegas dia lagi.
Dalam rapat koordiansi tersebut juga, Bupati Shalahuddin mengajak seluruh camat se Barito Utara dan jajaran perangkat daerah untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kedisiplinan administrasi, serta mempercepat upaya perbaikan sistem agar ke depan Barito Utara dapat meraih kembali kepercayaan publik dan lembaga pengawas.(lna/Lsn)









