Kepsek TK, SD dan SMP se-Gumas peserta Workshop Manajemen Sekolah Inklusi Tahun 2025 (atas). Wabup Gumas Efrensia L.P Umbing secara resmi membuka Workshop Manajemen Sekolah Inklusi Tahun 2025 di Aula Bapperida Gumas, Senin (7/7/2025).(Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Wakil Bupati (Wabup) Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing secara resmi membuka Workshop Manajemen Sekolah Inklusi Tahun 2025 yang diikuti seluruh kepala sekolah (Kepsek) TK,SD dan SMP se-Gumas di Aula Bapperida, Senin (7/7/2025).
Membacakan sambutan Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Wabup Efrens menegaskan komitmen Pemkab Gumas untuk menghadirkan sekolah inklusi di Kabupaten Gumas.
Menurutnya, sekolah inklusi bukanlah sekadar kebijakan sesaat, melainkan amanat konstitusi dan hukum yang kuat.
“UUD 1945 Pasal 31 Ayat (1) dengan tegas menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Hak ini diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang pada Pasal 5 Ayat (2) mengamanatkan bahwa “Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus.” jabar Efrens.
Efrens menyebutkan, dasar hukum yang kuat ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukanlah pilihan, melainkan sebuah kewajiban dan hak asasi yang harus kita penuhi.
“Ini adalah tugas mulia kita untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, menerima, dan mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” tegasnya.
Wabup menyatakan, kegiatan yang diselenggarakan hari ini menjadi sangat relevan dan krusial. Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, Kepala Sekolah dapat Memperkuat Pemahaman Dasar, Meningkatkan Kompetensi Manajerial, Mengembangkan Lingkungan yang Inklusif,dan Membangun Jaringan Kolaborasi.
“Kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menciptakan iklim pembelajaran yang menghargai keberagaman dan mampu mengakomodi kebutuhan setiap peserta didik,” ucapnya.
Workshop Manajemen Sekolah Inklusi diisi oleh narasumber berkompeten dari UPT ULD Dikpora Kota Yoyakarta dan Universitas PGRI Yoyakarta. Para peserta dibekali berbagai materi terkait Manajemen Sekolah Inklusi khususnya di Kabupaten Gumas.
Turut hadir Kepala Disdikpora Gumas Aprianto dan jajaran disdikpora Gumas.(Nov/Aw)












