Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Nurul Edy Buka Acara Musyawarah Daerah ke-IX Real Estate Indonesia Kalteng di Aquarius Boutique Hotel, Rabu (10/02/2021). (Media Dayak/MMC/YM/Aw)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalteng mengharapkan melalui kegiatan Musda ke-IX Real Estate Indonesia Kalteng yang membidangi perumahan dan permukiman, kiranya berbagai permasalahan di yang sedang dan akan dihadapi dapat dimusyawarahkan dan kemudian dirumuskan dalam suatu program kerja sebagai bekal tugas kepengurusan DPD Real Estate Indonesia Kalteng yang akan datang.
Hal tersebut sampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Nurul Edy mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menghadiri sekaligus membuka secara langsung Musda Ke-IX Real Estate Indonesia Kalteng di Aquarius Boutique Hotel, Rabu (10/02/2021). “Kepengurusan seperti ini tentunya mengandung harapan agar untuk waktu yang akan datang DPD Real EstateIndonesia Kalteng akan dapat bekerja lebih baik dan lebih profesional dalam memenuhi kebutuhan pelayanan perumahan bagi masyarakat,” kata Nurul Edy wakili Gubernur.
Ia juga menyampaikan beriringan dengan Tema yang diusung pada Musda ke-IX, maka dengan adanya kebijakan Nasional di bidang pengembangan perumahan dan pemukiman tersebut akan mewujudkan suksesnya Gerakan Sejuta Rumah. “Sebagaimana kita bersama-sama mengetahui, bahwa pembangunan berkelanjutan dalam sektor perumahan dan permukiman akan selalu mendominasi penggunaan tanah dan pemanfaatan ruang, baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan”, imbuhnya.
Menurutnya, hal diatas perlu ditopang oleh empat pilar yakni pembangunan yang secara sosial dan kultural bisa diterima dan bisa dipertanggungjawabkan (Socially and culturally suitable and accountable), pembangunan yang secara politis bisa diterima (Politically accountable), pembangunan yang layak secara ekonomis (Economically feasible) dan pembangunan yang bisa dipertanggungjawabkan dari segi lingkungan (Environmentally sound and sustainable). “Hanya dengan jalan mengintegrasikan keempat pilar tersebut secara konsekuen, pembangunan perumahan dan permukiman bisa berjalan secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan baik sosial, maupun ekonomi,” terangnya.
Mewakili Pemprov Kalteng, Asisten II Setda Kalteng ini mengapresiasi Dewan Perwakilan Daerah Real Estate Indonesia Kalteng yang telah terbentuk sejak Tahun 1993 sampai dengan saat ini khususnya dalam rangka membantu Pemprov untuk mewujudkan masyarakat Kalteng yang sejahtera dan mensukseskan program Kalteng Berkah.
Kepada pihak pengembang yang belum terdaftar sebagai anggota asosiasi, Nurul Edy meminta agar dapat bergabung bersama-sama Real Estate Indonesia untuk memudahkan pembinaan dan pengawasan terhadap aktifitas pembangunan perumahan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan bertanggung jawab. Lebih lanjut, Nurul Edy juga menyampaikan, penyelenggaraan pembangunan perumahan dan permukiman selama ini didasarkan pada kenyataan bahwa pemenuhan kebutuhan akan rumah sehat dan layak merupakan beban dan tanggung jawab masyarakat sendiri dalam pemenuhan akan kebutuhan papannya.
Selanjutnya, Nurul Edy mengharapkan dengan dilaksanakannya Musda ke-IX Real Estate Indonesia Kalteng dapat membuat keputusan dan rumusan kebijakan yang tepat, yang lebih aspiratif dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. “Semoga dapat dijadikan sebagai moment yang penting dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (MMC/YM/Aw)













