Legislator Wanti-Wanti Pelaksanaan Pilkada 2024 Jangan Sampai Terjadi Pemborosan Anggaran

 Anggota DPRD Provinsi Kalteng Yohannes Freddy Ering (Media Dayak /Yanting)
 
Palangka Raya, Media Dayak
 
Belum lama ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia resmi meluncurkan waktu pemungutan suara Pemilihan umum pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang
 
Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mewanti-wanti (mengingatkan, red) pemerintah daerah di Kalteng dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang, jangan sampai terjadi pemborosan anggaran 
 
“Pasalnya jika pemborosan terjadi, tentunya akan sangat berdampak pada terhambatnya pembangunan di daerah ini kedepan nantinya,” ujarnya akhir pekan lalu kepada awak media.
 
Sehingga katanya melanjutkan, harus benar-benar membutuhkan pertimbangan yang matang dari penyelenggara. Tentu kita tidak ingin ada pemborosan anggaran dalam pelaksanaannya
 
Freddy yang juga sebagai ketua tim Pansus pembahasan pembentukan Raperda dana cadangan pilkada Kalteng tahun 2024 tersebut, mengungkapkan, pihaknya dari Tim Pansus pembahasan Raperda tersebut dalam waktu dekat akan kembali melaksanakan pembahasan bersama dengan Pemprov Kalteng dan instansi terkait lainnya untuk membahas lebih lanjut terkait Raperda tersebut.
 
“Nanti tentunya ada banyak pihak yang terlibat dalam pembahasan Raperda tersebut diantaranya KPU, Bawaslu, dan Badan Keuangan, yang berkaitan dengan penganggaran,” ungkap Politisi PDI-Perjuangan Kalteng tersebut.
 
Hal itu menurut Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalteng dikarenakan Perda tersebut dianggarkan untuk pilkada Kalteng tahun 2024, dan dicicil mulai di tahun 2022 dan 2023.
 
Di sisi lain, katanya mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya dari Tim Pansus belum mengetahui persis total besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 di Kalteng. 
 
“Ya lantaran, saat ini hal tersebut masih dalam tahap pembahasan. Yang pasti kami mengharapkan penyelengaraan pilkada tahun 2024 mendatang, mulai dari keamanan dan yang lainnya itu dapat berjalan efektif dan efisien, sehingga gelarannya bisa sukses dan berhasil dari awal hingga selesainya Pilkada,” tutupnya (Ytm/Lsn)
 
 
image_print

Pos terkait