Akerman Sahidar; Ketua DPRD Gumas. (Medi Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas), Akerman Sahidar menyatakan menyambut baik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas segera memperbaiki kerusakan jalan dalam kota Kuala Kurun.
“Kita (DPRD) mendukung Dinas Pekerjaan Umumu segera memperbaiki kerusakan jalan di kota Kuala Kurun. Ini kan ibukota Kabupaten, selayaknyalah jalannya baik, tidak rusak dan berlubang seperti sekarang ini, yang merugikan masyarakat,” kata Akerman, Selasa (20/10) malam.
Dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan jalan dalam kota yang rusak, Aker berharap dapat dikerjakan dengan baik.
Artinya mutu pekerjaan harus diutamakan.
“Jangan sampai belum setahun jagung sudah rusak lagi. Kita ingin setiap proyek di Kabupaten Gunung Mas ini, mutunya harus bagus, tidak asal-asalan,” tegas Politikus PDI Perjuangan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Kadis PU Gumas, Baryen mengatakan kerusakan jalan dalam kota Kuala Kurun segera diperbaiki.
“Saya sudah melihat, cukup banyak kerusakan jalan di kota ini (Kuala Kurun). Sebagai Ibukota Kabupaten, tentunya hal ini tidak bisa dibiarkan. Akhir bulan ini, perbaikan beberapa titik jalan yang rusak di kota Kuala Kurun segera dilakukan,” kata Baryen, Kamis (15/10) lalu.
Baryen menyatakan, perbaikan kerusakan jalan dalam kota Kuala Kurun, tidak bisa dilakukan semuanya tahun 2020.
“Tahun 2021 akan kita (DPU) lanjutkan. Komitmen kita, jangan sampai jalan yang ada di Gunung Mas tidak fungsional, bahkan membahayakan masyarakat karena kerusakannya,” tegas Baryen.
Selain perbaikan jalan dalam Kota Kuala Kurun, DPU Gumas berkomitmen memperbaiki kerusakan jalan dan jembatan di ibukota Kecamatan lainnya di Gumas, serta jalan dan jembatan penghubung antar Kecamatan di Gumas yang rusak.
“Peningkatan jalan dan jembatan di Kabupaten Gunung Mas sebuah keniscayaan, untuk kelancaran akses transportasi manusia dan barang demi peningkatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Peningkatannya tidak bisa dilakukan sekaligus, secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” terang Brayen. (Nov/Aw)












