Kasi Ren 102/Pjg saat menghadiri rapat terkait Karhutla di Aula Kantor BPB-PK Kalteng, Senin (06/07/2020).(Media Dayak/Penrem Pjg)
Palangka Raya, Media Dayak
Kepala Seksi Perencanaan (Kasi Ren) Korem 102/Pjg menghadiri rapat Aktivasi Posko Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Aula Kantor BPB-PK Kalteng, Senin (06/07/2020).
Kehadiran Kasi Ren 102/Pjg pada kegiatan tersebut untuk mewakili Danrem 102/Pjg. Kegiatan juga dihadiri Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng Darliansjah, Karo Ops Polda Kalteng mewakili Kapolda Kalteng.
Hadir juga Kadis Kehutanan Kalteng, Kepala BMKG Kalteng, Kepala Balai PPI dan KHL Kalteng, Kadis Lingkungan Hidup Kalteng. Ada juga Kadinsos Kalteng, Kepala Satpol PP Kalteng, Forum PRB, Orari Kalteng, TSAK Bukit Tunggal dan tamu undangan lainnya.
Kasi Ren 102/Pjg Kolonel Inf Syahrul Hadi saat membacakan sambutan Danrem mengatakan, rapat ini dilaksanakan untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel dan materiil.
“Personel dan materiil yang diperiksa adalah yang akan dilibatkan dalam menghadapi dan mengatasi bencana. Kegiatan ini sekaligus menjadi pertanda bahwa kesiapan kita apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam,” terangnya.
Danrem mengajak semua pihak bekerja sama satukan tekad dan semangat serta daya upaya dalam menghadapi dan mengatasi bencana alam di wilayah Kalteng.
“Banjir musiman yang terjadi di beberapa daerah, serta kebakaran hutan dan lahan di saat musim kemarau berdampak pada masyarakat. Terutama pada kesehatan masyarakat serta terganggunya arus lalu lintas, baik darat maupun udara,” bebernya.
Danrem berpesan, persiapan dan perencanaan dapat dimulai dengan melakukan implementasi terhadap kekuatan, baik sumber daya manusia, peralatan maupun sumber daya teknologi.
Selain itu, pemetaan terhadap daerah-daerah rawan bencana harus benar-benar diperhitungkan dengan matang dan lengkap agar kecepatan dalam memberikan bantuan dapat lebih optimal.
“Ingat, peringatan dini terhadap bencana tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya pemahaman dan kesadaran diri tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesiapsiagaan merupakan kata kunci sekaligus tantangan dalam menghadapi bencana alam yang tidak terduga,” tegasnya.
Khusus kepada prajurit TNI AD, Kepala Staf Angkatan Darat menginstruksikan jajarannya segera tanggap membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana alam.
“Saya berharap, di tingkat kabupaten juga dilaksanakan hal yang serupa. Adakan koordinasi yang baik dengan instansi terkait. Apabila terjadi bencana yang secara tiba-tiba, kita semua sudah siap mengantisipasinya sampai dengan tingkat kabupaten/Kota,” ungkapnya.(Korem/Ina/aw)












