Jreng! Pembangunan di Gumas Belum Maksimal

Waket I DPRD Gumas Binara. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pembangunan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) selama ini masih belum maksimal. Hal demikian disampaikan Wakil Ketua (Waket) I DPRD Gumas Binartha, Jumat (16/6).

“Hal itu disebabkan pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, yang berdampak pada aspek pembangunan di seluruh negeri,” ujar Obin [panggilan karib Binartha].

Akibatnya, sambung Obin, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan penyesuian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam rangka penanganan covid-19 dan pengamanan daya beli masyarakat.

Dengan kebijakan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas bahkan pemkab / pemkot lainnya di Indonesia melakukan penyesuian belanja daerah dan melakukan rasionalisasi dari belanja pegawai, belanja barang / jasa dan belanja modal.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kala itu melakukan refocusing anggaran dalam upaya penanganan covid-19,” kata Obin.

“Banyak program pembangunan yang di hentikan, seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sarana prasarana pendidikan dan kesehatan serta program pembangunan lainnya,” tuturnya melanjutkan.

Terhadap keadaan itulah, Obin berharap masyarakat Gumas dapat memahami ketidakmaksimalan pembangunan di Gumas selama ini akibat pandemi covid-19.

Anggaran yang terbatas, tentu tidak akan bisa menangani semua harapan masyarakat serta program pembangunan yang ada. Walau demikian, pembangunan tetap dilaksanakan secara bertahap dan merata.

“Dengan berlalunya pandemi covid-19, kita berharap pembangunan di Kabupaten Gunung Mas sekarang dan kedepan bisa maksimal, dalam mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Nov)

image_print

Pos terkait