Wakil Ketua I DRPD Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah
Kasongan, Media Dayak
Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61, yang jatuh pada hari Rabu tanggal 12 November 2025 besok, Wakil Ketua (Waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Mas Amsyar dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta seluruh Puskesmas Pembantu (Pustu) se Kabupaten Katingan agar meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarat Katingan. Permintaannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Selasa (11/11), di ruang loby DPRD setempat.
Permintaannya ini menurut legislator Partai Golkar ini, sesuai dengan tema HKN yang diusung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), yaitu ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,. “Kalau kita maknai dari tema tersebut, maka momentum bagi semua pihak, untuk meninjau kembali pencapaian dan tantangan sektor kesehatan di Indonesia, termasuk juga Dinkes Kabupaten Katingan,” terang Nanang.
Sedangkan tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat, di dalam peringatan ini menurutnya menekankan pentingnya investasi pada kesehatan untuk masa depan bangsa. “Yang pada intinya, dengan semangat HKN ke 61 ini kami berharap Dinkes dan jajarannya terus memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Katingan,” harapnya.
Pelayanan dimaksud menurutnya, mencakup berbagai jelas pelayanan, termasuk pelayanan rutin, seperti pemeriksaan umum, imunisasi dan pemeriksaan rutin lainnya untuk menjaga kesehatan. Sebab, pelayanan kesehatan rutin ini sangat penting untuk pencegahan, deteksi dini serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Sedangkan pelayanan preventif dan promotif, lanjutnya, seperti pemeriksaan rutin tahunan, imunisasi dan edukasi kesehatan yang merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat. “Sementara pelayanan kuratif dan rehabilitatif bertujuan untuk menyembuhkan penyakit dan membantu proses pemulihan pasien,” terang legislator yang juga ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Katingan ini, seraya memberikan salah satu contoh pelayanan kuratif dan rehabilitatif dimaksud, yakni seperti kunjungan ke dokter untuk berobat atau tindakan media di fasilitas kesehatan.
Selanjutnya, dirinya juga meminta pelayanan kesehatan bergerak juga ditingkatkan. Maksudnya, untuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Artinya, pelayanan bergerak ini agar dilakukan oleh pihak Dinkes, Puskesmas ataupun Pustu secara rutin. “Minimal empat kali dalam satu tahun, sesuai standar, dengan tujuan untuk memastikan masyarakat di setiap desa mendapatkan akses pelayanan dasar,” harap wakil rakyat asal dapil Katingan III, yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (KAs/Aw)








