Bupati Gumas Jaya Samaya Monong melepas Pawai Budaya Mihing Manasa di Taman Kota Kuala Kurun,Selasa (17/6/205) sore.(Media Dayak/ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Memeriahkan Hari Jadi kabupaten Gunung Mas (Gumas) ke-23, Pemerintah Kabupaten Gumas menggelar Festifal Budaya Mihing Manasa (FBMM).
Pelepasan Pawai Budaya Mihing Manasa dilakukan Bupati Gumas Jaya Samaya Monong (JSM) di Taman Kota Kuala Kurun, Selasa (17/6/205) sore.
Bupati Jaya dalam sambutannya menegaskan bahwa FBMM bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi sebagai perwujudan dan pelestarian nilai-nilai seni budaya dan olahraga tradisional yang dilakukan masyarakat Gumas sekaligus juga sebagai upaya pemkab Gumas bersama seluruh masyarakat Gumas dalam rangka penguatan nilai budaya yang berkembang di masyarakat, khususnya masyarakat Dayak di Kabupaten Gumas.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan terus berupaya untuk memelihara, melestarikan dan mengembangakan seni budaya, kebiasaan-kebiasaaan masyarakat dan kearifan lokal melalui Festifal Budaya Mihing Manasa,” kata Jaya.
Diakuinya, Kabupaten Gumas masih menyimpan kekayaan budaya dan kearifan lokal serta tradisi yang tumbuh dan berkembang dan masih terpelihara dengan baik.
“Kita banyak memiliki Kawasan situs-situs dan cagar budaya seperti Rumah Betang, Sandung, Sapundu, Monumen serta peninggalan sejarah lainnya. Hal ini menggambarkan bahwa Kabupaten Gunung Mas masih mampu memelihara adat istiadat dan tradisi serta budyanya sendiri,” ungkap Jaya.
Jaya lantas mengajak seluruh komponen masyarakat Gumas untuk terus menjaga dan memelihara adat istiadat dan tradisi serta budaya kearifan lokal Kawasan situs dan cagar budaya serta peninggalan sejarah dan lain-lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin pelajar dan generasi muda di Gunung Mas tahu dan bangga akan warisan leluhur. Ini adalah milik kita bersama yang harus terus dirawat untuk kelestariannya,” kata Jaya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gumas Hansli Gonak menyampaikan,FBMM mempertandingkan 13 cabang lomba, dilaksanakan tanggal 17-21 Juni 2025.
“Cabang lomba yang dipertandingkan yaitu lomba karnaval budaya, habayang, balogo, karungut, deder berpasangan, manjawet, Lukis ornament talawang,mangenta,masakan tradisional, manyipet, tari daerah, mambuka lawang sakepeng, dan pemilihan putra/putri pariwisata,” ungkap Hansli.
Mantan Camat Kurun itu membeberkan tujuan kegiatan dan menyebutkan jumlah peserta sebanyak 967 orang dari 12 kecamatan yang ada di Gumas.
Turut hadir Wabup Efrensia L.P Umbing, unsur Forkopimda, Sekda Richard,Anggota DPRD Herbert Y. Asin dan Herda, Asisten, Staf Ahli Bupati,Ketua TP PKK/Dekranasda Ny. Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, sejumlah kepala OPD dan undangan lainnya. (Nov/)












