TINGGAL PUING-Dua rumah berkontruksi kayu di Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei yang terbakar hanya tinggal puing yang dipasang garis polisi, Senin (28/12/2020). (Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Dua rumah warga di RT 06 Jalan Tanjung Binuang, Kelurahan Lahei II Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara (Barut) luluh lantak di lalap si jago merah. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Diketahuinya ada kebakaran ini terdengar teriakan salah seorang yang melihat kobaran api di bagian belakang rumah salah seorang penduduk, Senin (28/12/2020).
Salah seorang terangga pulang kerja pembuat batako Etai, melihat ada api membesar di dapur rumah tetangga, berteiak meminta tolong sontak berhamburan keluar mendengar teriakan minta tolong ada api.
“Saya melihat api dari dapurnya amang Debo sudah membesar dan langsung menstandarkan kendaraan berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar,” kata Etai yang pertama kali melihat kobaran api.
Saat api berkobar, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat, mereka sedang akan memanen hasil sadapan karet dan 2 (dua) anak lelakinya juga sedang tidak ada di rumah.
Salah seorang tetangga yang lain bernama Sukirman, mendengar ada api dekat dengan kediamannya langsung menurunkan mesin alkon dengan dibantu mesin alkon warga lainnya. “Saya mendengar ada teriakan api dekat kediaman saya, langsung menurunkan mesin alkon saya di bantu mesin alkon punya bapak Rapli untuk memadamkan api,” kata dia.
Akibat musibah kebakaran yang terjadi di dua rumah jumlah kerugian belum di ketahui, sedangkan untuk materi seperti emas 25 gram dan uang tunai diperkirakan Rp30 juta ludes terbakar kepunyaan pemilik rumah bernama Debo. Dan pemilik rumah satunya atas nama Mulyadi (Udi) juga belum di ketahui kerugiannya materinya.
Api dapat di padamkan sekitar satu jam dengan dibantu oleh masyarakat setempat juga dibantu oleh dua mesin alkon masyarakat yang pertama memberikan pertolongan sebelum tim BPBD dan Pemadam Kebakaran dari Kabupaten datang ke tempat musibah kebakaran. Sampai berita ini di turunkan, asal mula api belum di ketahui dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian. (lna/Lsn)












