Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H Fahmi Fauzi didampingi isterinya saat menyambut kunjungan anggota DPR RI Andi Theresia, Selasa pagi di rumah pribadinya. (Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Katingan H Fahmi Fauzi meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab terkait, segera memperbaiki puluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), utamanya yang terpasang di Kasongan dan sekitarnya, yang merupakan ibukota Kabupaten Katingan. Permintaannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Selasa siang (14/10), di rumah pribadinya.
Hal ini menurut H Fahmi Fauzi cukup beralasan. Karena, ketika lampu mati, apa lagi matinya sudah lama, namun tidak ada respon samasekaki dari dinas yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya. Hal ini, tentu saja dapat mengganggu keselamatan dan keamanan pengguna jalan. “Bukan saja mengganggu keamanan dan keselamatan para pejalan kaki, tapi juga bagi pengendara,” ujarnya.
Puluhan lampu PJU yang mengalami kerusakan, tapi tidak pernah dilakukan perbaikan oleh OPD yang bertanggung jawab menurutnya, seperti di jalan Garuda II Kasongan. Padahal di sekitar jalan tersebut berdiri bangunan kantor DPRD dan rumah jabatan (rujab) ketua, wakil ketua (waket) I dan waket II DPRD Kabupaten Katingan. “Bahkan di jalan tersebut sering dilalui para anggota DPRD, tapi lampu PJU di situ tidak pernah diperbaiki, belum lagi di beberapa jalan utama, masih banyak lagi lampu PJU di ibukota Kabupaten ini yang mengalami kerusakan namun tidak pernah ditindaklanjuti,” terang legislator Partai NasDem ini.
Permintaan untuk diperbaikinya kerusakan lampu PJU tersebut menurutnya sudah berulang-ulang dikeluhkan dan dilaporkan oleh masyarakat, baik melalui reses yang disampaikan langsung oleh masyarakat kepada wakil rakyatnya maupun lewat media, namun hingga kini belum ada tindakan dari OPD yang berwenang.
Padahal yang kita ketahui bersama, tidak adanya PJU menurutnya, bukan hanya meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas saja, tapi juga berpotensi meningkatnya angka kejahatan. “Seperti begal dan kekhawatiran bagi masyarakat saat beraktivitas di malam hari,” tuturnya.
Lebih jelas dirinya menegaskan, dengan area yang gelap dan sepi tanpa PJU, menjadi target empuk bagi pelaku tindak kejahatan untuk melancarkan aksinya, seperti pencurian ataupun begal. Disamping itu, membuat ketakutan dan kekhawatiran masyarakat, yang berdampak menimbulkan rasa tidak aman bagi warga. Terutama saat pulang malam hari atau sedang melakukan aktivitas di malam hari. “Oleh karena itu, jika memang mengalami kerusakan agar segera diperbaiki dan jika belum terpasang agar dipasang lampu PJU nya,” tegas wakil rakyat asal dapil Katingan I, yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan ini. (Kas/Lsn)













