Palangka Raya, Media Dayak
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya beberapa waktu lalu melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya dengan dana hibah dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan masyarakat dengan judul “Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat Sekitar Hutan di KHDTK Mungku Baru di Masa Pandemik Covid-19” juga merupakan sebagai salah satu bentuk pengelolaan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK)/Hutan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
“Kegiatan merupakan salah satu dari kegiatan Tri Dharma dosen Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, dalam upaya penjngkatan ketahanan pangan,” terang Pienyani, yang merupakan salah satu tim, Kamis (17/09/2020)
Selanjutnya, selama ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari misalnya beras, sayur mayur dan lauk pauk, masyarakat Mungku Baru harus membeli di Kota Palangka Raya dengan menempuh jarak kurang lebih 45 menit – 1 jam menggunakan transportasi kelotok, kemudian dilanjutkan lagi + 1,5 jam transportasi darat menuju pasar besar.
Hal ini yang menyebabkan harga jual bahan baku sangat tinggi di Kelurahan Mungku Baru, imbuhnya.
Ketua Tim Pengabdian, Nanang Hanafi, M.P menambahkan, solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan masyarakat dalam menyikapi permasalahan pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan juga meminimalisir kegiatan pembukaan hutan menjadi ladang pertanian adalah dengan memperkenalkan sistem budidaya hidroponik.
“Sosialisasi dan pelatihan sistem budidaya hidroponik yang diterapkan pada masyarakat Mungku Baru antara lain pengenalan sistem budidaya tanaman secara hidroponik, pembuatan larutan nutrisi hidroponik, pemeliharaan tanaman, penanganan panen dan pasca panen,” ungkap Nanang.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat terdiri dari dosen dan tenaga pendidik Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya diketuai Nanang Hanafi MP dengan anggota Pienyani Rosawanti M.Si, Fahruni MP, Fahruddin Arfianto M.Pd, Nurul Hidayati MP, dan Hariyadi SP.
Masyarakat Kelurahan Mungku Baru sangat antusias mengikuti sosialisasi dan pelatihan sistem budidaya sayuran secara hidropnik, karena mereka mempunyai pengetahuan dan keterampilan untuk menanam sayuran di pekarangan rumah, terutama di masa pandemic Covid-19 yang menyebabkan keterbatasan dalam mengakses sayur-sayuran.













