Dewan Dukung Polres Barut Cegah Bali

 
H.Benny Siswanto Anggota DPRD Komisi III Barito Utara.(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Saat memasuki bulan suci Ramadhan balapan liar (Bali) bagi para remaja di Kabupaten Barito Utara menjadi hal yang tren dikalangan para pemuda khususnya anak laki-laki yang selalu ingin tampil berani dalam mengemudikan kuda besinya.

Bacaan Lainnya

Hal ini sangat memprihatinkan dimana remaja yang seharusnya menjadi pemuda penerus cita-cita keluarga malah menjadikan balapan liar sebagai ajang  gengsi bahkan pada saat bulan suci Ramadhan mereka berlomba-lomba untuk menjadi siapa yang tercepat dengan tidak menghiraukan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya.

Disamping itu juga, balapan liar yang dilakukan para remaja laki-laki bukan lagi dilakukan dalam kota Muara Teweh akan tetapi dilaksanakan di luar kota. Hal ini di karenakan kesigapan para aparat Polres Barut khususnya Satlantas dalam menindak pelaku balapan liar yang ada di wilayah hukumnya.

Seperti yang telah dilaksanakan oleh Satlantas Polres Barut dengan mengamankan puluhan kendaraan roda dua saat melakukan balapan liar di Km 6-Km 7 jalan Negara Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru beberapa hari kemarin. 

Balapan liar di kalangan remaja ini juga mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Barito Utara  Komisi III H Benny Siswanto  mengatakan, sangat mendukung dengan apa yang telah dilaksanakan oleh Polres Barut khususnya Satlantas dengan melakukan patroli jalan baik di dalam kota maupun di luar kota Muara Teweh untuk menghindari Bali dan menjaga keamanan bagi pengendara maupun pengguna jalan lainya. “kami selaku Anggota Dewan sangat miris melihat banyaknya para remaja yang melakukan balapan liar, apa lagi saat di bulan suci ramadhan seperti ini,” kata Politisi Partai PKB ini.

Ia berharap agar para remaja yang sering melakukan bali untuk memikirkan baik buruknya akibat yang di timbulkan karena dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain. “Apabila terjadi hal yang tidak di inginkan, misalnya seperti kecelakaan itu kan merugikan diri sendiri bahkan apabila orang lain yang celaka akan berurusan dengan pihak yang berwajib,” tuturnya.

Ditambahkannya, tidak ada hal yang baik terjadi setelah melakukan balapan liar yang dapat merugikan diri pribadi serta orang lain. Dan juga bisa berakhir di rumah sakit bahkan bisa menghilangkan nyawa seseorang serta tidak sempat merayakan Hari Lebaran karena puasa tinggal beberapa hari lagi. (Lna/Lsn)

 
image_print

Pos terkait