Dewan : Cegah Pinjol, Harus ada Pelatihan Literasi Keuangan Untuk Generasi Muda 

Anggota DPRD kota Palangka Raya Subandi. (Media Dayak/ist)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Fenomena maraknya penggunaan produk pinjaman online (pinjol) terjadi dimana-mana. Saat ini kalangan generasi muda menjadi konsumen paling banyak yang menggunakan pinjol.
 
Anggota DPRD Palangka Raya Subandi, mengusulkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pelatihan literasi keuangan kepada generasi muda di wilayah setempat.
 
“Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan manajemen keuangan mereka (generasi muda, red) serta mencegah jebakan hutang atau pinjol yang berlebihan. Pasalnya, dampak pinjol banyak masyarakat yang hancur perekonomiannya,” terang Subandi, Selasa (21/11/2023).
 
Menurutnya, pendidikan keuangan bagi generasi milenial dalam upaya mengelola keuangan dengan lebih bijak, agar dana kebutuhan dan tabungan dari generasi milenial bisa di manajemen dengan baik
 
“Dengan pemahaman yang baik tentang literasi keuangan, diharapkan generasi milenial dapat memanajemen keuangannya dengan lebih baik, menghindari masalah terjebak dalam hutang atau pinjol yang berpotensi merugikan dikemudian hari,” ungkapnya.
 
Langkah penting ini dilakukan sambungnya, mengingat tren penggunaan layanan keuangan digital semakin meningkat di kalangan generasi milenial. 
 
Disisi lain, Subandi juga menekankan peran penting OJK dalam memberikan edukasi dan informasi yang mudah dipahami terkait manajemen keuangan kepada generasi milenial.
 
“Pemahaman tentang investasi yang tepat, pengelolaan pengeluaran, serta bagaimana menghindari risiko keuangan yang tidak diinginkan harus menjadi bagian dari literasi keuangan yang diajarkan kepada generasi muda kita,” tutupnya menyarankan (Ytm/ Lsn)
 
 
image_print

Pos terkait