Pontianak, Media Dayak
Banjir yang disebabkan oleh cuaca ekstrim dan hujan deras telah merendam rumah serta fasilitas umum warga dan para karyawan perusahaan di kecamatan Air Upas, Jelai Hulu, dan Manis Mata, Kalimantan Barat (Kalbar), di mana unit bisnis kelapa sawit Cargill beroperasi.
Lebih dari 13,000 warga yang 496 diantaranya merupakan karyawan perusahaan merasakan dampaknya. Oleh sebab itu untuk meringankna beban warga dan karyawan yang terdapak musibah banjir, perusaan menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak musibah banjir.
Dalam siaran pers Cargill yang diterima Media Dayak.id, Cargill untuk membantu meringankan bebab warga yang terdampak, perusahaan telah menyalurkan berbagai bantuan berupa paket bahan makanan utama kepada para korban banjir dan mendirikan 8 Posko Darurat Bencana Banjir pertama yang berlokasi di Riam Kota, Deranuk, Jelai Hulu, Desa Silat, Dusun Pulai Laman, Manis Mata, Ratu Elok dan Desa Kalimantan, belum lama ini.
“Posko Darurat kami memberikan bantuan medis kepada para korban banjir, baik secara langsung dan maupun dengan mengunjungi kediaman mereka. Sejauh ini, kami telah merawat lebih dari 640 pasien di Posko Darurat. Untuk membantu para korban banjir, hingga saat ini, Cargill telah menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 800 juta,” dalam Cargill yang diterima Media Dayak.id.
Ditambahkan, pihak perusahaan akan terus memantau situasi karena sebagian lokasi warga merupakan daerah rawan banjir, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan terus membantu warga yang terdampak, dengan berkerja bersama pemerintah Daerah dan dengan berbagai pihak.
Tentang Cargill di Indonesia
Cargill membantu sistem pangan dunia bekerja untuk Anda. Kami menghubungkan petani dengan pasar, pelanggan dengan bahan makanan, dan keluarga dengan kebutuhan sehari-hari—dari makanan yang mereka makan hingga lantai yang mereka pijak. Tim kami di seluruh dunia berinovasi dengan tujuan, memberdayakan mitra dan komunitas kami sambil kami bekerja untuk memelihara dunia dengan cara yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Ini termasuk 20.000 kolega kami di Indonesia, di mana kami bekerja sejak 1974 untuk mewujudkan visi global kami menjadi kenyataan di lokal.
Dari pakan yang mengurangi emisi metana hingga bahan bakar terbarukan berbasis limbah, kemungkinannya tidak terbatas. Tapi nilai kami tetap sama. Kami mengutamakan individu. Kami mencapai lebih tinggi. Kami melakukan hal yang benar. Begitulah cara Cargill memenuhi kebutuhan orang-orang yang kami sebut tetangga dan planet yang kami sebut rumah selama 157 tahun—dan bagaimana kami akan melakukannya untuk generasi mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Cargill.com(Rls/Lsn)












