Bupati : Laporkan Jika Nakes Minta Bayar Vaksinasi

Bupati Katingan Sakariyas SE saat mengawasi pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Kasongan II, Selasa (3/8).(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Katingan, Sakariyas meminta masyarakat segera melapor jika menemukan tenaga kesehatan yang meminta bayaran  saat proses vaksinasi Covid-19.

“Laporkan jika ada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas manapun juga, yang meminta bayaran saat mendaftar ataupun saat menjalani vaksinasi,” tegas Bupati Katingan Sakariyas, di hadapan ratusan masyarakat Kasongan yang sedang menjalani vaksinasi, di UPTD/ Puskesmas Kasongan II Jl Srikaya-Kasongan, Selasa (3/8).

Sakariyas menyatakan, vaksin sudah disediakan oleh Pemerintah untuk menanggulangi terjangkitnya virus corona (covid-19). Sedangkan biayanya sudah ditanggung oleh Pemerintah. “Sehingga, tanpa bayaran atau gratis,” ujarnya mengingatkan.

Selanjutnya, dirinya meminta kepada masyarakat Katingan yang belum menjalani vaksinasi covid-19, namun antusias ingin menjalaninya, agar mendaftarkan diri ke Puskesmas terdekat.

“Caranya dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP el) dan nomor HP kepada nakes di Puskesmas terdekat. “Nakes di semua Puskesmas pasti melayaninya,” ujarnya.

Terkait dengan vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas Kasongan II pada pagi hingga siang itu, orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat setempat.

Dari pagi sekitar pukul 08.00 wib hingga dirinya melakukan pemantauan pada siang hari, sekitar 200 orang lebih masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi rela meluangkan waktunya untuk menunggu giliran. 

Terkait dengan ketersediaan vaksin, Sakariyas mengungkapkan, meskipun datangnya tidak sekaligus, namun masih mampu untuk menyediakan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap di bulan Agustus 2021 ini masyarakat Katingan yang menjalani vaksinasi mencapai target, yakni sekitar 25 ribu orang,” katanya. 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Robertus Pamuriyanto M.Si saat dikonfirmasi mengakui antusiasme masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi cukup besar. Hal itu dilihat banyaknya minat warga Katingan yang datang ke Puskesmas Kasongan I dan II.  “Ya benar, masyarakat yang ingin menjalani vaksinasi cukup banyak. Bisa dilihat masyarakat yang datang di Puskesmas,” katanya. 

Namun, mantan direktur RSUD Mas Amsyar ini juga mengakui, jumlah vaksin yang datang terbatas. “Oleh sebab itu harus menunggu penyaluran atau distribusi dari pihak pemerintah pusat dan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng),” tutupnya. (Kas)

image_print

Pos terkait