Ratusan peserta catur saat bertanding di turnamen catur Bupati Katingan Cup III, di hari pertama, Rabu (16/7), di sekretariat KONI Kabupaten Katingan.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Bupati Katingan, Saiful secara resmi membuka kejuaraan Catur Bupati Katingan Cup III, dengan peserta hampir 300 orang, Rabu (16/7), di halaman sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Katingan.
Kejuaraan catur yang diikuti hampir 300 orang peserta ini dibagi dalam tiga katagori. Yang pertama katagori pelajar SD dan SMP dan yang Ketiga katagori umum dari berbagai usia. Sedangkan pemenangnya baik juara I, II dan III serta juara lainnya, selain akan diberikan piala bergilir dan piala lainya, juga diberikan uang pembinaan.
Bupati Katingan, Saiful dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dalam mendorong generasi muda ke arah positif melalui olahraga, khususnya di cabang olahraga raga (cabor) catur. Olahraga catur ini bukan hanya melatih kecerdasan saja, tapi juga melatih karakter. “Selain itu merupakan salah satu langkah kita untuk mempersiapkan pecatur-pecatur handal dari tingkat Kabupaten, Provinsi Kalteng hingga nasional. Bahkan internasional,” terangnya.
Lebih jauh dirinya juga menyebutkan, kegiatan ini tidak hanya sekedar upaya pembinaan olahraga yang terintegrasi saja, melainkan juga sebagai upaya untuk mengatasi berbagai jenis persoalan sosial.
Kesimpulannya, melalui kejuaraan ini menurutnya, insya Allah akan lahir bibit-bibit unggul, generasi penerus bangsa yang cerdas serta berprestasi melalui olahraga catur. “Karena, permainan catur ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi saja, tapi juga dapat membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” jelasnya.
Selanjutnya , berdasarkan laporan dari panitia pelaksanaan jumlah peserta yang mendaftar sangat membludak. Bukan hanya dari Kabupaten Katingan saja, tapi banyak pula dari berbagai daerah Kabupaten dan Kota di Kalteng. Artinya, olahraga catur di Katingan pada khususnya dan di Kalteng pada umumnya sangat diminati oleh masyarakat Kalteng. “Oleh karena itu, di tahun depan dan di tahun-tahun selanjutnya turnamen catur ini tetap kita gelar,” janji orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini. (Kas/Aw)












