Pelatihan dibuka pukul 08.00 WIB dengan peserta 20 orang. Para peserta pelatihan mendapatkan materi khusus budidaya tanaman cabai, Organisme Pengganggu Tumbuhan atau OPT dan pengendaliannya serta praktek pembuatan agensia hayati dan pestisida hayati.
- Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin Buka Lomba Baca Puisi Hari Kartini, Tekankan Semangat Emansipasi Perempuan
- Pj Bupati Indra Gunawan Buka Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil PSU Pilkada Barito Utara
- Pemkab Barut Ikuti Zoom Meeting Bersama Kemendagri Bahas Percepatan Realisasi APBD 2025
Agensia hayati adalah setiap organisme berupa jamur, bakteri, virus, nematoda, serangga dan hewan lainnya yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Sedangkan pestisida hayati atau nabati adalah pestisida yang bahan dasarnya dari tumbuh-tumbuhan.
Tampil sebagai instruktur dalam pelatihan tersebut yaitu Ketua Kelompok Tani Sabar Subur Desa Siong yang selama ini telah sukses membudidayakan tanaman cabai. Pada akhir pelatihan juga diadakan sesi diskusi dan tanya jawab seputar hama penyakit cabai dan pencegahannya.
Koordinator BPP Paju Epat, Lukmanul Chakim mengatakan, pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan petani dalam berbudidaya tanaman cabai yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan perpaduan bahan kimia dan agensia hayati maupun pestisida hayati.
“Komoditas cabai biasanya dibudidayakan di lahan sawah maupun di lahan kering, untuk itu perlu adanya tambahan ilmu pengetahuan serta teknologi bagi petani dalam berbudidaya cabai,”katanya.
Budidaya cabai meliputi pemupukan, penyiraman, penyiangan, perempelan pengendalian OPT, panen dan pasca panen.
“Masyarakat tertarik dengan budidaya cabai karena harga jualnya yang dapat mencapai Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Budidaya cabai juga dapat di rotasikan dengan tomat,”ungkap Lukman.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan tematik budidaya cabai ini mampu mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan masyarakat di Kecamatan Paju Epat,”pungkasnya. (TL/RHF)












