Sugianto
Kasongan, Media Dayak
Puskesmas Pembantu (Pustu) hampir di setiap desa di Kabupaten Katingan ini, sebagian besar pembangunannya sudah lama, atau era Bupatinya Drs Duwel Rawing. “Jadi, jika ada beberapa buah Pustu diantara 154 desa di Katingan ini yang mengalami kerusakan, hal tersebut sangatlah wajar. Karena, pembangunannya rata-rata minimal sudah berusia 15 tahun” kata anggota DPRD Kabupaten Katingan, Sugianto yang diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin (10/11), di ruang loby DPRD setempat.
Meskipun sudah beberapa kali diusulkan untuk perbaikan beberapa buah bangunan Pustu yang mengalami kerusakan tersebut, bahkan, di desa Kuluk Sapangi Kecamatan Katingan Hulu, sejak Katingan menjadi Kabupaten tidak pernah dibangun Pustu, juga menjadi salah satu usulan untuk dibangun, tepi sampai sekarang belum pernah direalisasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan.
Padahal, keberadaan Pustu menurutnya sangatlah vital, yaitu sebagai fasilitas kesehatan terdepan bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Karena, jika kondisi Pustu yang rusak, seperti atap bocor atau plafon ambruk dan kerusakan lainnya dapat mengganggu pelayanan kesehatan kepada warga, setempat. “Oleh karena itu, perbaikan fasilitas kesehatan tersebut menjadi prioritas untuk memastikan kesehatan yang kayak bagi semua lapisan masyarakat,” ujar legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.








