Barut Akan Bentuk Timpora Tingkat Kecamatan

Kepala Kantor Imigrasi Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palangka Raya Dadan Gunawan SH, MSi, didampingi Asisten Sekda Hendro Nakalelo mewakili Kaban Kesbangpol saat menyerahkan SK Timpora secara simbolis kepada perwakilan Camat, Danramil dan Kapolsek, di aula Setda Lantai I, Selasa (19/2).(Media Dayak/Lana)

Bacaan Lainnya

Muara Teweh,Media Dayak

    Kepala Kantor Imigrasi Non TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Palangkaraya, Dadan Gunawan mengatakan respon bupati Barito Utara dan Forum Koordinasi Pempinan Daerah (Forkominda) daerah ini berserta jajarannya juga bersama camat sungguh luar biasa.

“Hal ini merupakan satu upaya dari kita bahwa bagaimana menjaga kedaulatan RI, tentunya dari fungsi ke imigrasian. Sebelumnya ada tim pemantau orang asing (Timpora) tingkat Kabupaten yang sudah eksis. Mudah-mudahan sesuai amanat UU bahwa sampai tingkat kecamatan target timpora ini terbentuk,” kata Dadan usai mengikuti rapat Timpora tingkat Kabupaten Barito Utara di aula Setda lantai I, Selasa (19/2).

Dikatakan Dadan, apa yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama adalah kesadaran masyarakat terkait lingkungan yang harus ditumbuhkembangkan sehingga tidak hanya orang asing yang ada kaitan dengan keamanan dan ketertiban juga dalam konteks pertahanan menjadi lingkup kesadaran semua orang.

Menurutnya, imigrasi menjadi salah satu bagian yang berkontribusi di republkik ini. Tentunya bagaimana dari satu sisi yaitu pengawasan ke imigrasian orang asing menjadi kesadaran bersama.

“Keberadan orang asing tidak menjadi satu ancaman tapi bagaimana orang asing menjadi nilai tambah untuk iklim investasi dan pembangunan di republik ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan bahwa sebagaimana fungsi keamanan dan ketertiban yang dimiliki oleh TNI/Polri, akan tetapi ini juga merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami cerminan dari pemerntah pusat yang ada di wilayah tentunya harus melingkupi dan melengkapi fungsi pemerintah daerah yang memang belum utuh. Hadirnya fungsi vertikal (Imigrasi-red) di wilayah akan memberikan aspek utuhnya roda pemerintahan berjalan saat ini,” kata Dadan.

Terkait jumlah orang asing di wilayah Kalteng, Dadan menjelaskan bahwa secara data sudah ditampilkan data jumlah orang asing (pertahun-red).

“Kita sepakat akan membangun jalinan komunikasi melalui grup WhatsApp (WA). Tentunya ini untuk mempermudah komunikasi, apa upaya tindak lanjutnya sesuai dengan fungsinya masing-masing,” kata dia.(lna/aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *