Camat Katingan Tengah Yobi Sandra saat dikonfirnasi terkait banjir di Tumbang Samba tersebut, kepada sejumlah membenarkan hal tersebut. “Penyebabnya adalah akibat intensitas curah hujan tinggi,” kata Yovie kepada sejumlah, Senin pagi (23/8/2021) tadi.
Banjir tersebut menurutnya sudah berjalan hingga tiga hari dan merendam sampai ke pemukiman penduduk serta sebagian fasilitas umum, termasuk juga di pasar Tumbang Samba. “Meski demikian, namun masih bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat,” ujar Yovie.
Terkait dengan banjir tersebut, warga setempat menurutnya tentu saja terkena dampaknya. Dampak yang pasti, mereka kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya. Sehingga mereka perlu bantuan logistik. “Terutama makanan untuk anak-anak dan balita,” terangnya.
Selain itu, oleh karena saat ini situasinya dalam keadaan pandemi covid, sehingga warga setempat juga membutuhkan masker dan obat-obatan. “Kalau obat-obatan untuk mengantisipasi datangnya penyakit di pasca banjir nanti,” tambahnya.
Sehubungan dengan banjir itu pula, dirinya menghimbau kepada masyarakat setempat, agar selalu waspada terkait peningkatan debit air yg ada. Pasalnya, mengingat informasi dari wilayah Hulu Katingan, masih terjadi peningkatan debit air.
Selanjutnya, dirinya juga berharap kepada posko banjir di masing-masing desa agar segera menindaklanjuti laporan dari masyarakat, jika membutuhkan pelayanan kesehatan.(Kas/Lsn)













