Akibat Jembatan di JUT Rusak Diterjang Banjir, Mobilisasi Warga Tapen Raya Terganggu

 

JUT TAPEN RAYA-Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Tapen Raya Kecamatan Gunung Timang yang rusah diterjang banjir pada Januari 2022 lalu.(Media Dayak/ist)

Bacaan Lainnya

Muara Teweh, Media Dayak

Mobilitas warga Desa Tapen Raya menuju ke Desa Tongka dan Batu Raya di Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Barut), terganggu. Pasalnya dua jembatan penghubung di jalan usaha tani (JUT) rusak parah, setelah diterjang banjir pada Januari 2022 lalu.

 

Jembatan penghubung beralaskan kayu bulat tersebut berada diatas Sungai Tapen dan Sungai Ongkong. Dua jembatan tersebut menjadi penghubung bagi warga yang melintasi JUT sepanjang 17 kilometer.

 

JUT dibangun dari APBD Barito Utara. Warga Desa Tapen bisa menggunakan jalan alternatif tersebut untuk menuju Desa Tongka dan Desa Batu Raya, tetapi jarak tempuh lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

 

Kepala Desa Tapen Raya Reding, saat dikontak Jumat (4/2/2022) membenarkan, kerusakan dua buah jembatan di JUT, karena diterjang banjir beberapa kali.

 

“Saya bersama Ketua BPD Tapen Raya Helmi Dayanti mengecek langsng jembatan rusak, pekan lalu. Kami menerima laporan dari warga bernama Hepiyanto yang sehari-harinya melewati JUT untuk mencari nafkah,” ujar dia.

 

Ternyata sambung dia, saat dilapangan terlihat kerusakan jembatan benar adanya. Kondisi Jembatan Sei Tapen dan Sei Ongkong rusak parah. Kendaraan yang lewat bisa terperosok, jika kurang hati-hati.

 

“Melihat dari kondisi jembatan tentunya perlu biaya besar. Kita menyadari tahun 2022, anggaran desa atau APBDes sangat minim dibidang pembangunan. Itu sesuai dengan regulasi hanya 32 persen dari nilai Dana Desa,” kata Reding.

 

Pemerintahan Desa Tapen kata dia sudah melayangkan surat kepada PT MJU memohon bantuan berupa alat berat, walaupun perusahan tersebut bukan beroperasi di wilayah Desa Tapen Raya.

 

“Surat permohonan juga dilayangkan kepada PT EBS dan PT TBS, karena jalan ini salah satu akses jika perusahaan tersebut meninjau lokasi izin usaha pertambangan mereka,” kata dia.

 

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara Syahmiludin A Surapati, saat dihubungi Jumat siang mengatakan, untuk penanganan kerusakan jembatan di JUT Tapen bisa ditangani oleh pemerintah desa melalui dana desa.

 

“Dinas Pertanian belum ada kegiatan untuk JUT. OPD dalam hal ini kecamatan dan desa yang bersangkutan bisa mengusulkan perbaikan ke Dinas PUPR,” sebut dia.

 

Camat Gunung Timang Arson yang dihubungi Jumat siang menjelaskan, perbaikan jembatan di JUT Desa Tapen Raya diusulkan melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan Gunung Timang tahun 2022. “Kita usulkan,” katanya singkat kepada media ini.(lna/Lsn)

 

image_print

Pos terkait