Sekda Kalteng Nuryakin saat meninjau stand Expo 2023, di area Temanggung Tilung, Palangka Raya, Sabtu (20/5/2023) malam. (Media Dayak/MMC)
Palangka Raya, Media Dayak
Sekda Provinsi Kalteng Nuryakin mengunjungi stand Kalteng Expo 2023 dan pasar rakyat yang digelar di area Temanggung Tilung, Palangka Raya, Sabtu (20/5/2023) malam.
Kalteng Expo tahun 2023 merupakan agenda rutin tahunan Pemprov Kalteng, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalteng, yang tahun ini menginjak usia ke-66.
Kalteng Expo digelar dari tanggal 17 sampai dengan 21 Mei 2023, dan dibuka untuk umum dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB setiap hari.
Ada sebanyak 361 Stand yang terdiri dari Stand Indoor dan Stand Outdoor yang turut berkontribusi pada Kalteng Expo yang diisi oleh peserta dari SOPD Provinsi, SOPD Kabupaten/kota se-Kalteng, Instansi Vertikal, Corporate, POLRI, TNI, Dunia Usaha / IKM/UMKM berasal dari Provinsi Kalteng maupun dari luar Provinsi Kalteng.
Sekda Kalteng Nuryakin mengatakan pada kegiatan Expo ini terjadi pergerakan peningkatan perekonomian.
“Seperti yang kita lihat, pengunjung memadati stand-stand Expo, termasuk mobilisasi yang sangat padat, hal ini dikarenakan masyarakat Kalteng bergembira dengan adanya kegiatan ini,” ucap Nuryakin.
Nuryakin mengungkapkan berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov Kalteng bahwa pada malam pertama Expo dimulai, peredaran uang mencapai Rp2 meliar. “Kalau sampai penutupan peredaran uang bisa mencapai Rp3 hingga Rp4 meliar,” terangnya.
Sekda sangat antusias serta menyambut baik pelaksanaan Expo 2023 ini. “Karena semenjak terjadi musibah Covid-19 selama dua tahun lebih, dan sekarang kembali membuka kegiatan-kegiatan lagi, Alhamdulilah masyarakat begitu antusias,” ujarnya.
Ia berpesan, agar perlunya mengevaluasi supaya kegiatan selanjutnya bisa lebih baik lagi kedepannya.
“Saya berharap, Kalteng Expo yang akan datang dapat lebih meriah lagi, kita akan evaluasi lagi khususnya mengenai lalu lintas. Untuk stand sudah bagus, pasar rakyatnya pun sudah cukup bagus, karena kita mewajibkan setiap stand dari pemerintah wajib menggandeng UMKM, sehingga di situlah ekonomi bergerak, aktivitas UMKM juga bagus, produk mereka dikenal dan akhirnya terjual,” pungkasnya.(MMC/Ytm/ Lsn)













