Kasongan, Media Dayak
Menteri Agama dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj Bupati Katingan, Syaiful berharap kepada semua santri agar menjadi contoh yang baik di masyarakat dan menjunjung harus tinggi nilai-nilai kebaikan, toleransi dan persaudaraan. “Karena, peran santri memang besar di dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” kata Syaiful, seraya menyebutkan salah satu perannya yaitu terlibatnya dalam berbagai peristiwa penting yang telah membentuk kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ini.
Selanjutnya, dirinya menjelaskan tentang hari santri VIII ini. Karena, hari santri bukanlah milik santri semata, tapi milik kita semua dan milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air Indonesia ini. Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada semua masyarakat Indonesia agar merayakan peringatan hari santri VIII ini.
Terkait dengan semangat jihad para santri dalam menjalankan ajaran agama dan berjuang untuk kemerdekaan RI menurutnya, sangat patut untuk kita teladani. Dan, di hari santri ini merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan peran kita untuk menjayakan negeri ini. Maksudnya, sebagai generasi muda, kita harus terus belajar dan berusaha guna mencapai kesempurnaan dalam ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.
Akhir dari sambutannya dirinya mengajak kepada para santri untuk mengamalkan jihad santri di dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, perjuangan kita sekarang bukanlah dengan fisik, melainkan berjuang dengan memerangi kebodohan, ketidakadilan, kemiskinan dan semua bentuk ketidaksetaraan.”Semoga hari santri kali ini menjadi titik awal bagi kita untuk lebih bersemangat dan berkontribusi positif bagi agama, negeri dan bangsa. Amin ya rabbal alamin,” ucapnya.
Hadir dalam upacara tersebut, selain Pj Bupati, kepala kantor Kemenag setempat, anggota DPRD, Asisten II, ketua PHBI, Dandim 1019, ratusan santri dan sejumlah undangan lainnya. (Ist/Lsn)













