Kuala Pembuang, Media Dayak
Memasuki periode puncak musim penghujan, Polsek Seruyan Hilir gencar melakukan pemantauan dan update perkembangan volume serta debit air di wilayah hukumnya. Langkah ini merupakan bagian dari kewaspadaan dini guna mengantisipasi potensi bencana banjir.
Secara administratif, Polsek Seruyan Hilir membawahi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Seruyan Hilir yang meliputi 10 desa, dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang terdiri dari 6 desa.
Berdasarkan hasil monitoring terkini, secara umum kondisi di seluruh desa yang masuk dalam kedua kecamatan tersebut masih dalam keadaan aman. “Sampai saat ini, belum ada desa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur yang mengalami atau terdampak banjir,” jelas Kapolsek Seruyan Hilir, IPTU Pramono.
Meski demikian, sebagai langkah antisipasi preventif, Polsek telah menyusun rencana tindak lanjut. Fokus utama adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi. Personel Polsek akan turun langsung untuk mengimbau dan mengedukasi warga agar proaktif melakukan tindakan pencegahan.
“Rencana tindak lanjut kami adalah melaksanakan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan pembersihan selokan dan anak sungai di wilayah desa masing-masing. Ini adalah upaya kolektif yang penting untuk menurunkan risiko banjir sebelum musim penghujan semakin intens,” tegas IPTU Pramono.
Upaya pembersihan aliran air secara swadaya oleh masyarakat diharapkan dapat mengoptimalkan kapasitas drainase dan mencegah penyumbatan yang kerap menjadi penyebab banjir lokal. Polsek Seruyan Hilir akan terus memantau kondisi secara berkala dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga dari ancaman bencana alam.(Hms/Lsn)








