MENGECEK – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, saat mengecek kesiapan personil dalam apel kesiapsiagaan menghadapi Karhutlatahun 2021, di halaman Makopolres Lamandau, Kamis (04/03/2021). (Ist/Media Dayak)
Nanga Bulik, Media Dayak
Polres Lamandau, Kamis (04/03) melaksanakan apel Gelar Personil dan Sarpras dalam rangka kesiapan menghadapi Karhutla 2021. Kegiatan dilaksanakan di halaman Polres Lamandau itu, dipimpin Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana.
Dalam apel ini, Bupati juga melihat kesiapan pasukan dan pemberian alat pemadam kebakaran secara simbolis kepada peserta apel. Dalam sambutannya, Bupati Lamandau mengatakan, melalui TNI/Polri, Pemkab Lamandau, dan stakeholder lainnya dalam menghadapi Karhutla di 2021.
“Meskipun dari beberapa hari belakangan ini sering terjadi hujan di daerah Lamandau, namun kita harus tetap selalu waspada terhadap Karhutla. Karena sejak bulan Januari 2021, kasus Karhutla di Kabupaten Lamandau sudah terjadi sebanyak 6 (enam) kali,” ungkapnya.
Dirinya berharap, melalui apel itu pula dapat saling bersinergi dan bekerjasama dalam menghadapi karhutla di Kabupaten Lamandau.
“TNI/Polri, Pemkab Lamandau, perusahaan, dan masyarakat dapat kitakerahkan sebagai bentuk penanggulangan Karhutla di daerah kita ini. Pencegahan dalam pembukaan dan pembersihan lahan dalam bentuk membakar agar dapat di minimalisir. Jadi tugas Bhabinsa dan Bhabinkabtimas dapat melakukan pendekatan secara humanis kepada masyarakat untuk melakukan sosialisasi bahaya pembakaranla handan hutan,”ucapnya.
Dalam kesempatan itu, pula, Bupati menyampaikan beberapa poin penting dalam penanggulangan Karhutla, yaitu agar setiap personel memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap bahaya Karhutla.
“Siapkan satuan tugas yang dilengkapi sarana dan prasarana guna menanggulangi Karhutla, lakukan pelatihan dan simulasi bagi satuan tugas tersebut, tingkatkan koordinasi dan sinergi dalam menghadapi kasus karhutla, lakukan tindakan secara professional agar dapat memberikan efek jera kepada pelaku Karhutla, peran aktif seluruh sector untuk menanggulangi kejadian Karhutla,”tandasnya. (Tin/Rsn)













