Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M Yoseph, saat kunjungan ke RSUD Puruk Cahu. (Media Dayak/Lulus/Rsn)
Puruk Cahu, Media Dayak
Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M Yoseph, menghimbau masyarakat yang ada di Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu waspada cuaca ekstrim dan memperhatikan kondisi kesehatan dan kebersihan lingkungan.
“Kami minta aparatur desa beserta warganya, khsususnya yang bermukim di bantaran bantaran- sungai agar waspada. Menurut laporan dari BPBD potensi cuaca ekstrim pada peralihan musim akan terjadi cukup ekstirim. Sehingga, apabila tidak sempat menyelamatkan hartanya akhirnya harus pasrah seluruh asetnya terendam banjir,”ungkap Bupati, Senin (2/11/2020).
Hal tersebut mengacu kepada laporan yang telah disampaikan oleh Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, Kariadi,
Dijelaskan Bupati, diperkirakan adanya cuaca ekstrim akibat peralihan dari musim penghujan kemusim kemarau.
Orang nomor satu di Murung Raya itu, menjelaskan, berkenaan dengan peralihan musim, menurut pantauan BPBD Murung Raya biasanya curah hujan cukup tinggi, sehingga bagi warga yang bermukim di bantaran sungai, seperti di DAS Barito sering mengalami banjir.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, kendati banjir yang kerap terjadi di Murung Raya tidak berlangsung lama. Namun, banjir sering terjadi secara mendadak, sehingga warga tidak memprediksi banjir akan berakibat parah bagi harta benda yang warga miliki.
Selain itu, mengingatkan warganya akan potensi banjir, Bupati juga menegaskan, agar Semuapihak waspada dengan potensi wabah lain seperti demam berdarah dan muntaber.
“Kepadainstansi yang menangani leading sector tersebut,saya minta agar mempersiapkan segala sesuatunya. Dengan demikian ketika segala sesuatunya telah dipersiapkan, maka diharapkan warga tidak sampai menderita akibat bencana atau wabah tersebut,”pintanya.(LULUS/RSN/Aw)













