Wakil Bupati Kobar Suyanto dan Sekda Rody Iskandar berfoto bersama Corporate Communications Strategic Lion Air Group, di Kantor Bupati Kobar, Rabu (4/3/2026) (Media Dayak/Ist)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Maskapai Wings Air di bawah naungan Lion Air Group akan menambah jaringan penerbangan dari Bandara Iskandar. Kepastian itu disampaikan Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, saat berkunjung ke Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (4/3/2026).
Danang mengungkapkan, ada sejumlah agenda strategis yang dibawa pihaknya, termasuk pembukaan rute Pangkalan Bun–Sampit yang akan terhubung menuju Palangka Raya. Selain itu, maskapai juga menyiapkan rute Pangkalan Bun–Ketapang dengan koneksi lanjutan ke Pontianak.
“Konektivitas ini diharapkan membuka akses perjalanan lebih luas bagi masyarakat, termasuk jalur dari Sampit ke Banjarmasin,” ujarnya.
Dengan jaringan tersebut, mobilitas antarwilayah di Kalimantan Tengah semakin terbuka, sekaligus memperkuat hubungan dengan Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Rencananya, penerbangan perdana dijadwalkan mulai 11 Maret 2026 menggunakan armada ATR 72. Pesawat jenis ini dinilai efektif untuk melayani rute jarak menengah dengan efisiensi operasional yang baik.
Pihak maskapai berharap kehadiran rute baru ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tidak hanya di Kobar, tetapi juga menjangkau Sukamara, Lamandau dan wilayah sekitarnya. Akses transportasi udara yang semakin mudah diyakini berdampak positif terhadap sektor perdagangan, pariwisata hingga jasa.
Terkait tarif, Danang menyebut harga tiket disesuaikan agar tetap terjangkau. Untuk rute Ketapang, kisaran harga diperkirakan mulai Rp950 ribuan.
“Kami berupaya menghadirkan pilihan penerbangan yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, baik pebisnis, wisatawan maupun masyarakat umum,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kobar, Suyanto, menyambut positif penambahan rute tersebut. Ia menilai peningkatan akses transportasi udara akan memberi dampak signifikan terhadap sektor jasa dan berkontribusi pada pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Menurutnya, kemudahan akses bagi pelaku usaha dan wisatawan menjadi indikator bahwa perekonomian daerah terus menunjukkan perkembangan yang baik. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kobar tercatat sebesar 5,62 persen dan berada di posisi kedua setelah Kotawaringin Timur.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pihak maskapai atas dukungan terhadap konektivitas daerah, dengan tetap menghargai peran moda transportasi lainnya dalam mendukung pembangunan wilayah. (Rd/Lsn/Aw)










