Waspada Banjir Musiman

Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Rudi Hartono
Kasongan, Media Dayak
Meskipun saat ini belum terlihat tanda-tanda bakal adanya banjir, namun di bulan Februari ini merupakan puncaknya hujan, biasanya hujan turun terus menerus. Bisa satu hari penuh dan bisa pula berhari-hari.
“Jika hujan terjadi sampai tiga hingga satu pekan, harus kita waspadai,” kata Rudi Hartono S Sos, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media, Kamis siang (4/2).
Sebab, turunnya hujan di hari biasa meskipun di musim penghujan menurutnya sungguh berbeda dengan hujan di awal tahun hingga mencapai puncaknya. Pasalnya, hujan di akhir tahun atau pada bulan Desember 2020 tadi sudah membasahi lahan (tanah) di Kabupaten Katingan. Oleh karena lahannya sudah basah, ketika air hujan datang lagi, tentu saja air hujan yang baru datang itu tidak sekedar membasahi lahan saja, tapi menggenangi permukaan lahan. “Inilah yang menjadi penyebab banjir,” terang Legislator Partai Golkar ini.
Waspada yang dimaksud, masyarakat Katingan, terutama di bagian hulu Katingan, seperti masyarakat yang tinggal di kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya.”Karena, ketika banjir datang, yang dilanda terlebih dahulu adalah kecamatan Katingan Tengah, Sanaman Mantikei dan Katingan Hulu,” sebutnya.
Kendati banjir tidak kita kehendaki, namun masyarakat di tiga kecamatan tersebut diminta untuk mempersiapkan segala sesuatunya, sebelum banjir melanda wilayahnya. Baik kebutuhan rumah tangganya maupun lingkungan di sekitarnya.
Kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui dinas terkait, utamanya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, agar mempersiapkan segala kebutuhan dalam penanggulangan bencana banjir dimaksud.
BPBD, lanjutnya, yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah perahu karet untuk mengevakuasi warga yang tempat tinggalnya terkena musibah banjir. Untuk Dinsos yang perlu dipersiapkan adalah, mendirikan dapur umum, untuk kebutuhan makan warga selama mereka dievakuasi. “Sedangkan Dinkes yang perlu dipersiapkan adalah mendirikan pos kesehatan gratis, untuk warga yang dievakuasi,” kata anggota dewan asal daerah pemilihan (dapil) Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Rsn)