Wartawan RS Pimpin PTM Kuala Kurun

Komunitas Persatuan Tenis Meja Kuala Kurun berfoto bersama di sela-sela pelaksanaan latihan.(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Wartawan Radar Sampit (RS) biro Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Arham Said dipercaya menjadi Ketua Persatuan Tenis Meja (PTM) Kuala Kurun, Kabupaten Gumas.

Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Syahrudin Noor, Bendahara Arief B Kusuma, dan bidang kemitraan Popy Oktovery.

Pelatih dipegang Aipda E.M Hutahuruk, serta atlet; Yuliana Kristiani dan Ikhwan Nuari Putra.

“Komunitas ini (PTM) terbentuk sebagai upaya penyaluran hobi bermain olah raga tenis meja, dan menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda agar menjadi atlet berprestasi, yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Gunung Mas,” ungkap Ketua PTM Kuala Kurun Arham Said, Rabu (2/12).

”Meski berbentuk klub olahraga, ini sebenarnya dibentuk untuk menjadi wadah komunitas. Tujuannya, menyatukan para penggemar olahraga tenis meja. Komunitas ini terbentuk pada 24 November tahun 2020,” tukas Arham.

Lebih lanjut, Arham mengatakan komunitas PTM diharapkan bisa memotivasi warga untuk berolahraga sehingga tubuh menjadi sehat, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini melanda. Apalagi tenis meja termasuk olahraga yang murah meriah.

”Kami berharap, dari PTM Kuala Kurun bisa melahirkan atlet tenis meja muda berprestasi di masa mendatang. Dengan pembinaan dan terus berlatih mengasah kemampuan untuk menjadi atlet berprestasi,”

“Komunitas ini akan mengadakan turnamen tenis meja untuk melihat sejauh mana perkembangan selama latihan, dan untuk melihat juga talenta berbakat petenis meja muda.

”Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan turnamen, yang tentunya sambil melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di daerah ini,” paparnya.

Sementara Sekretaris PTM Kuala Kurun Syahrudin Noor mengakui, dalam komunitas ini menyediakan pelatih agar melatih gerakan dan pukulan bola dilakukan dengan tepat, tidak asal pukul, tapi dengan trik yang benar, sehingga memberikan manfaat sehat yang bagus untuk kebugaran tubuh.

”Kami juga telah menyusun jadwal latihan yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yakni pada Hari Senin, Selasa, dan Kamis,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gumas Febrianto Octafianus, melalui Sekretaris Dodi Eduardo menyambut baik terbentuknya komunitas tersebut.

“Ini menjadi wadah untuk mencari atlet tenis meja potensial, yang akan diikutkan dalam event, baik itu di tingkat kabupaten maupun provinsi,”

”Kami berharap ini bisa menjadi titik awal untuk memajukan olahraga tenis meja di Kabupaten. Kami bangga bila melihat semangat mereka, terlebih dapat meraih prestasi,” kata Dodi. (Nov/Aw)